Analisis Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berbasis Pemodelan Sistem Informasi Geografis Menggunakan Network Analysis di Kecamatan Padang Utara

Authors

  • Fauziana Zahra Universitas Negeri Padang
  • Arie Yulfa Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12938

Keywords:

Sistem Informasi Geografis, Analisis Jaringan, Fasilitas Terdekat, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Makanan Bergizi Gratis

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif nasional strategis Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kualitas makanan, tetapi juga pada efisiensi spasial sistem distribusi Unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Studi ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial SPPG dan sekolah penerima manfaat serta menentukan rute distribusi terdekat menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui pendekatan Analisis Jaringan Network Analysis di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial. Data spasial sekunder dikumpulkan dari peta batas administrasi, jaringan jalan, lokasi SPPG, dan lokasi fasilitas pendidikan. Metode Closest Facility yang tersedia dalam ArcGIS Network Analyst diterapkan untuk menentukan rute terpendek dan tercepat dari setiap SPPG menuju sekolah penerima manfaat berdasarkan jaringan jalan aktual.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi SPPG telah menjangkau seluruh sekolah penerima manfaat di Kecamatan Padang Utara. Ada 10 unit SPPG yang berada dikecamtan Padang Utara, Namun dari 10 SPPG hanya 9 SPPG  yang bersetatus aktif, yang belum aktif SPPG Alai Parak Kopi 3, SPPG dengan pelayanan terbesar melayani 14 sekolah SPPG Air Tawar Barat 1, aksesibilitas antar-sekolah bervariasi tergantung pada lokasi spasial dan konektivitas jaringan jalan. Sekolah yang terletak di dekat jalan arteri dan kolektor memiliki waktu tempuh yang lebih singkat, sedangkan sekolah yang berada di kawasan permukiman padat mengalami waktu tempuh yang relatif lebih lama akibat keterbatasan hierarki jalan. Analisis Jaringan berhasil mengidentifikasi rute distribusi paling efisien yang meminimalkan jarak tempuh dan waktu pengiriman sembari tetap menjaga kualitas makanan selama proses transportasi. studi ini menunjukkan bahwa Sistem Informasi Geografis yang diintegrasikan dengan Analisis Jaringan menyediakan alat pendukung keputusan yang efektif untuk perencanaan fasilitas gizi masyarakat. Temuan ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sistem distribusi SPPG dan meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis.

References

Andri, R., & Gusrion, R. (2025). GIS for optimizing hospital distribution and accessibility in Padang City. Journal of Spatial Planning and Development, 10(1), 45–58.

Badan Gizi Nasional. (2025). Pedoman operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Badan Gizi Nasional.

Badan Pusat Statistik Kota Padang. (2025). Kecamatan Padang Utara dalam angka 2025. BPS Kota Padang.

Bundy, D. A. P., de Silva, N., Horton, S., Jamison, D. T., & Patton, G. C. (Eds.). (2018). Disease control priorities (3rd ed.): Volume 8. Child and adolescent health and development. World Bank.

Deliry, S. I., & Uyguçgil, H. (2023). Accessibility assessment of urban public services using GIS-based network analysis: A case study in Eskişehir, Türkiye. GeoJournal, 88, 4805–4825.

Environmental Systems Research Institute. (2024). ArcGIS Pro Network Analyst documentation. ESRI.

Food and Agriculture Organization. (2022). The state of food security and nutrition in the world 2022. FAO.

Geurs, K. T., & van Wee, B. (2020). Accessibility evaluation of land-use and transport strategies: Review and research directions. Journal of Transport Geography, 87, 102810.

Gilliland, J. A., Shah, T. I., Clark, A. F., Sibbald, S. L., & Seabrook, J. A. (2019). A geospatial approach to understanding inequalities in accessibility to primary care among vulnerable populations. PLOS ONE, 14(1), e0210113.

Hashtarkhani, S., Schwartz, D. L., & Shaban-Nejad, A. (2024). Enhancing health care accessibility and equity through a geoprocessing toolbox for spatial accessibility analysis. arXiv.

Hidayat, A., & Suprayogi, A. (2024). Analisis aksesibilitas fasilitas publik menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Indonesia, 13(2), 95–108.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI.

Liu, Y., Zhang, H., & Chen, X. (2021). Spatial accessibility evaluation based on GIS network analysis. Sustainability, 13(4), 2124.

Muin, A., & Rakuasa, H. (2023). Pemanfaatan SIG untuk analisis jarak jangkauan pelayanan fasilitas kesehatan di Kota Ambon. Jurnal Geografi, 15(2), 112–124.

Prado, E. L., & Dewey, K. G. (2019). Nutrition and brain development in early life. Annual Review of Nutrition, 39, 121–145.

Putri, D., Iskarni, P., & Prarikeslan, W. (2022). Analisis sebaran fasilitas publik menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kota Padang. Jurnal Spasial, 9(2), 65–77.

Rahmad, A., Syafri, M., & Hidayat, R. (2023). Analisis network analysis pada Sistem Informasi Geografis untuk optimasi jalur distribusi. Jurnal Geografi Indonesia, 15(2), 112–124.

Ramadhan, M., Hidayat, A., & Nugroho, D. (2025). Optimasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis menggunakan Geographic Information Systems. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 13(1), 45–59.

Smith, L. C., & Haddad, L. (2021). Child nutrition and sustainable development. World Development, 146, 105574.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2021). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Talakua, R. (2025). Analisis spasial keterjangkauan fasilitas kesehatan di Kecamatan Kuta menggunakan network analysis. Jurnal Geografi Terapan, 11(1), 23–38.

United Nations Children's Fund. (2023). The state of the world's children 2023. UNICEF.

Utami, D., & Ardiansyah, R. (2023). Analisis distribusi fasilitas publik berbasis Sistem Informasi Geografis. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 15(1), 45–56.

Wicaksono, A., & Jatmiko, R. (2023). Model penentuan lokasi gudang logistik pangan berbasis MCDA dan network analysis. Jurnal Logistik Indonesia, 7(2), 101–114.

World Food Programme. (2023). State of school feeding worldwide 2023. WFP.

World Health Organization. (2024). Global nutrition report 2024. WHO.

Zhang, X., Li, Y., & Wang, J. (2022). GIS-based accessibility analysis for public service facilities using network analysis. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(8), 421.

Djuraini, D., Rizal, M., & Syaibana, M. (2022). Spatial analysis of public facility distribution using Geographic Information Systems. Journal of Regional and City Planning, 33(3), 214–229.

Asmaradhana, N., Pratama, R., & Hidayat, S. (2021). Accessibility and service coverage analysis of educational facilities using GIS. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 683, 012041.

Downloads

Published

14-07-2026

How to Cite

Zahra, F., & Yulfa, A. . (2026). Analisis Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berbasis Pemodelan Sistem Informasi Geografis Menggunakan Network Analysis di Kecamatan Padang Utara. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 40314–40322. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12938

Issue

Section

Articles