Peran Tindak Tutur Ilokusi dalam Penguatan Pendidikan Karakter pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja

Authors

  • Tika Selvia Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Eko Suroso Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1267

Keywords:

Tindak Tutur Ilokusi, Pendidikan Karakter, Film, Pragmatik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran tindak tutur ilokusi dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja sebagai media penguatan pendidikan karakter. Film tersebut dipilih karena memuat representasi komunikasi yang kompleks dan relevan dengan isu-isu sosial kontemporer, seperti cancel culture dan tekanan media sosial, yang berdampak terhadap pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak bebas libat cakap (SBLC), yang dilakukan terhadap transkrip dialog antar tokoh dalam film. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan tindak tutur berdasarkan teori Searle, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif, lalu mengaitkannya dengan lima nilai utama pendidikan karakter: religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong, dan integritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur asertif dan direktif paling dominan digunakan oleh tokoh-tokoh dalam menyampaikan nilai-nilai karakter secara implisit maupun eksplisit. Tindak tutur tersebut bukan hanya sebagai alat komunikasi, melainkan menjadi media penyampaian pesan moral yang reflektif terhadap realitas sosial. Film Budi Pekerti memperlihatkan bagaimana bahasa, melalui tindak tutur, dapat membentuk kesadaran moral, empati sosial, serta memperkuat kepribadian individu dalam menghadapi tekanan sosial dan konflik etika. Temuan ini menegaskan bahwa tindak tutur ilokusi memiliki potensi besar sebagai strategi edukatif dalam pembelajaran karakter, khususnya melalui media audiovisual. Oleh karena itu, film ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual yang mendukung upaya penanaman nilai-nilai karakter di lingkungan pendidikan formal maupun non formal.

References

Afifah, F. M., & Ahmadi, A. (2023). Tuturan Rocky Gerung Dalam Channel Youtube : Perspektif Tindak Tutur Searle (Kajian Pragmatik). BAPALA, 10(4), 241–250.

Ariyadi, A. D., HP, M. K., & Yudi Utomo, A. P. (2021). Analisis Tindak Tutur Ilokusi Film Pendek “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini the Series Eps 01” Pada Kanal Youtube Toyotaindonesia. Sarasvati, 3(2), 215.

Azhari, M. I. (2023). Sosialisasi Spirit Perdamaian: Potensi Kampanye Pesan Toleransi dalam Film. Jrf: Journal of Religion and Film, 2(1), 259–274.

Alivia, T., & Sudadi, S. (2023). Manajemen Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian, 5(2), 108-119.

Aryani, D., Anrial, A., & Aditya Putra, R. (2024). Analisis Semiotika Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).

Dwiwasa, B. P., & Sihotang, H. (2024). Film ‘Budi Pekerti’: Inspirasi Pendidikan Karakter Melalui Ruang Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 809-822

Gulo, Y. (2024). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Sdn 014 Bagan Cacing. Skenoo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 143.

Handayani, W. (2023). Membangun Kecerdasan Sosial Melalui Pembelajaran Bahasa : Suatu Tinjauan Filsafat. Journal Of Knowledge and Collaboration, 1(1), 377–389.

Haris, R. A. K., & Manesah, D. (2025). Analisis Film “ Penyalin Cahaya ” dalam Membangun Suspense dengan Teknik Handheld. Misterius : Publikasi Ilmu Seni Dan Desain Komunikasi Visual, 2(1), 78–81.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan » Republik Indonesia. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-jadi-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional

Lestari, M. (2023). Tindak Tutur Ilokusi Ekspresif Dalam Drama "Business Proposal Episode 8-12" yang Mengandung Sistem Honorfik Bahasa Korea oleh Park Sun Ho (Kajian Pragmaatik). (Doctoral Dissertation, Universitas Nasional)., 5–24.

Muksin, N. N., Marini, M., Jati, R. P., & Mauliansyah, F. (2024). Buku Referensi Metodologi Penelitian Bidang Sosial dan Komunikasi : Panduan dan Teori Komprehensif terhadap metodologi penelitan bidang social dan komunikasi (Issue August).

Marbun, Y. T. D., Tampubolon, T. C., & Simanungkalit, K. E. (2025). Representasi Nilai Sosial Budaya dalam Film “Lamaran”: Refleksi Identitas Budaya Batak Toba di Era Modern. Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures, 2(1), 93-102.

Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., Safira Fathin, Maria Septian Riasanti Mola, Ahmad Anif Syaifudin, F. W., & Desain. (2024). Upaya Menumbuhkan Self-Confidence Berbicara Bahasa Arab Melalui Aplikasi Plotagon Pada Mahasiswa Iain Syekh Nurjati Cirebon. In Windina Media Utama (Vol. 4, Issue 2).

Nurjunita, I. H. E., & Dwivayani, K. D. (2024). Analisis dampak cancel culture dalam film Budi Pekerti semiotika Roland Barthes. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 365.

Oktavy, N. R. (2023). Tindak Tutur Ilokusi dan Nilai Pendidikan Karakter Dalam Nove Si Anak Badai Karya Tere Liye Serta Relevansinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah. In Universitas Islam Negri Raden Mas Said (Vol. 13, Issue 1).

Putri, R., & Himmatul, M. U. (2021). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Film Animasi Upin dan Ipin. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1253–1263.

Putri, V. A., & Putri, R. (2025). Pengaruh Etika dan Kepribadian guru Sebagai Role Model Dalam Membentuk Kematangan Emosional Siswa Mega: Jurnal Pendidikan Matamatika, 6(1), 834–843.

Putri, S. R., Dzarna, D., & Citraningrum, D. M. (2024). Analisis Karakteristik Tokoh Pada Film "Air Mata di Ujung Sajadah" Karya Key Mangunsong. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 18-31.

Ridwan, M., & Karyati, A. (2024). Analisis Tindak Tutur Perlokusi Dalam Serial Animasi Saenai Heroine No Sodatekata Muhammad. Idea Sastra Jepang, 6(2), 120–128.

Rindi Rahmadani, & Fatmawati. (2024). Dinamika Komunikasi Pendidikan di Media Sosial: Tindak Tutur Ekspresif pada Komentar Instagram @medantalk Terkait Kenaikan Harga BBM. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 1103–1114.

Sahira, S., Rejeki, R., Jannah, M., Gustari, R., Nasution, Y. A., Windari, S., & Reski, S. M. (2022). Implementasi Pembelajaran Ips Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar. Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 6(1), 54–62.

Siwi, A. F. H., & Prabawa, A. H. (2025). Tindak Tutur dalam Novel “ Gadis Kretek ” Karya Ratih Kumala : Analisis Semiotik dan Feminis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 11(1), 1115–1128.

Suryawin, P. C., Wijaya, M., & Isnaini, H. (2022). Tindak Tutur (Speech Act) dan Implikatur dalam Penggunaan Bahasa. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 34–41.

Tampubolon, N. M., & Kushartanti, K. (2025). Tuturan Ekspresif Sebagai Ungkapan Kesantunan dan Ketidaksantutnan Dalam Kumpulan Dongeng Untuk Anak. Multikultura, 4(1), 1–21.

Wahyuti, N., & Ningsih, R. (2025). Tindak Tutur Ekspresif Dalam Kolom Komentar Instagram @gibran-rakabuming Pada Postingan “Lapor Mas Wapres.” Jurnal Pendidikan Inklusif, 9(1), 113–121.

Wasilah, Faisal, & I, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Islam: Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Pada Anak-Anak Zaman Now. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(4), 160–169.

Yule, G. (2006). Pragmatik.

Downloads

Published

24-06-2025

How to Cite

Tika Selvia, & Suroso, E. (2025). Peran Tindak Tutur Ilokusi dalam Penguatan Pendidikan Karakter pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 8361–8373. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1267

Issue

Section

Articles