Coretax Sebagai Teknologi Kekuasaan: Pemaknaan Wajib Pajak Atas Digitalisasi Administrasi Perpajakan

Authors

  • Devika Universitas Jenderal Soedirman
  • Dona Primasari Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12436

Keywords:

Coretax, teknologi kekuasaan, digitalisasi perpajakan, tax compliance

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana wajib pajak memahami dan memberi makna terhadap kehadiran Coretax dalam praktik administrasi perpajakan digital di Indonesia. Coretax diposisikan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai sistem inti administrasi perpajakan terintegrasi yang menyatukan layanan elektronik, basis data, pembayaran, pelaporan, dan pengawasan dalam satu platform. Namun, pengalaman pengguna menunjukkan bahwa digitalisasi pajak tidak hanya berhubungan dengan efisiensi teknis, tetapi juga dengan relasi kekuasaan, kepercayaan, privasi, dan strategi adaptasi wajib pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif melalui wawancara mendalam terhadap wajib pajak yang memiliki pengalaman menggunakan Coretax, serta didukung telaah dokumen dan literatur mengenai digitalisasi administrasi pajak, adopsi teknologi, dan teori kekuasaan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu Coretax sebagai kemudahan, Coretax sebagai pengawasan, ambivalensi pengalaman, dan strategi adaptasi. Temuan memperlihatkan bahwa Coretax dipahami secara ganda: sebagai alat administratif yang memudahkan pelaporan dan pembayaran, sekaligus sebagai medium pengawasan digital yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kesalahan data, audit otomatis, dan privasi. Wajib pajak merespons kondisi tersebut melalui belajar mandiri, konsultasi dengan petugas atau konsultan pajak, pembelajaran kolektif, dan penyimpanan arsip manual. Penelitian ini merekomendasikan agar transformasi digital perpajakan disertai desain sistem yang transparan, pendampingan pengguna, perlindungan privasi, dan mekanisme koreksi yang manusiawi.

References

Agoes, S. (2012). Auditing: Petunjuk praktis pemeriksaan akuntan oleh akuntan publik (Buku 1, edisi ke-4). Salemba Empat.

Aguinis, H., & Solarino, A. M. (2019). Transparency and replicability in qualitative research: The case of interviews with elite informants. Strategic Management Journal, 40(8), 1291–1315. https://doi.org/10.1002/smj.3015

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Direktorat Jenderal Pajak. (2024a). Coretax. https://www.pajak.go.id/id/reformdjp/coretax

Direktorat Jenderal Pajak. (2024b, 3 Mei). Coretax: Peta baru perpajakan di Indonesia. https://pajak.go.id/id/artikel/coretax-peta-baru-perpajakan-di-indonesia

Direktorat Jenderal Pajak. (2024c). Implementasi Coretax DJP. https://www.pajak.go.id/en/node/113210

Direktorat Jenderal Pajak. (2024d, 15 November). Pemerintah terbitkan aturan pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax). https://www.pajak.go.id/id/siaran-pers/pemerintah-terbitkan-aturan-pelaksanaan-sistem-inti-administrasi-perpajakan-coretax

Feenberg, A. (2002). Transforming technology: A critical theory revisited. Oxford University Press.

Foucault, M. (1977). Discipline and punish: The birth of the prison. Pantheon Books.

Harinurdin, E. (2021). The impact of power of authority to tax compliance: A case study on the Indonesian banking industry. In Proceedings of the 4th International Conference of Vocational Higher Education (ICVHE 2019) (pp. 559–566). SCITEPRESS. https://doi.org/10.5220/0010704900002967

Hidayat, M. R. Y., & Defitri, S. Y. (2024). Digitalization and the changing landscape of tax compliance (challenges and opportunities). Accounting Studies and Tax Journal (COUNT), 1(1), 131–139. https://doi.org/10.62207/c2gyc030

Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur. (2024, 8 Juli). Permudah wajib pajak, Kemenkeu siap implementasi CTAS. https://www.iaijawatimur.or.id/news/permudah-wajib-pajak-kemenkeu-siap-implementasi-ctas

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Larkin, M., & Thompson, A. R. (2011). Interpretative phenomenological analysis in mental health and psychotherapy research. In D. Harper & A. R. Thompson (Eds.), Qualitative research methods in mental health and psychotherapy: A guide for students and practitioners (pp. 99–116). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781119973249.ch8

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage.

Lukes, S. (1974). Power: A radical view. Macmillan.

Mandasari, N. (2024). The effect of taxation digitalization (electronic system) on increasing individual taxpayer compliance. Advances in Taxation Research, 2(3), 153–167. https://doi.org/10.60079/atr.v2i3.62

Mardhiah. (2019). Trust, power, and tax compliance: Evidence from Jakarta, Indonesia [Doctoral dissertation, University of Canberra]. University of Canberra Research Portal.

Muvidah, A. R., & Andriani, S. (2022). Pengaruh pengetahuan dan digitalisasi perpajakan terhadap voluntary tax compliance dimediasi kepercayaan pada industri kecil menengah Jawa Timur. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(11), 5084–5093. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i11.1776

Nafisah, N. A., & Widodo, U. P. W. (2024). Digitalisasi sistem administrasi perpajakan: Pendekatan TAM (Technology Acceptance Model). Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(3), 105–116. https://doi.org/10.61722/jemba.v1i3.442

Patton, M. Q. (1999). Enhancing the quality and credibility of qualitative analysis. Health Services Research, 34(5 Pt. 2), 1189–1208.

Rahayu, D. P., et al. (2025). Understanding tax compliance in Indonesian SMEs: A structural equation modeling approach to tax literacy, knowledge, fairness, power, and trust. Salud, Ciencia y Tecnología - Serie de Conferencias, 4, 1364. https://doi.org/10.56294/sctconf20251364

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Rosyid, M. A., et al. (2024). The effect of digitalization on compliance and implementation of tax laws in Indonesia. Mendapo: Journal of Administrative Law, 5(3), 265-280. https://doi.org/10.22437/mendapo.v5i3.32242

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2024, 31 Juli). Pemerintah siapkan core tax system guna modernisasi layanan pajak. https://setkab.go.id/pemerintah-siapkan-core-tax-system-guna-modernisasi-layanan-pajak/

Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75. https://doi.org/10.3233/EFI-2004-22201

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. Sage.

Torgler, B. (2007). Tax compliance and tax morale: A theoretical and empirical analysis. Edward Elgar.

Universitas Gadjah Mada. (2025, 15 Februari). Coretax masih bermasalah, ekonom UGM sebut ada 4 penyebab utamanya. https://ugm.ac.id/id/berita/coretax-masih-bermasalah-ekonom-ugm-sebut-ada-4-penyebab-utamanya/

Utama, K. C., & Yuliana, L. (2025). Implementasi pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax) terhadap efisiensi kinerja pegawai di Direktorat Jenderal Pajak. MASMAN Master Manajemen, 3(2), 43–56. https://doi.org/10.59603/masman.v3i2.813

Wijaya, H., et al. (2025). Pengaruh digitalisasi perpajakan, pengetahuan perpajakan dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Ilir Timur. Jurnal Ekuilnomi, 7(1), 53-67. https://doi.org/10.36985/kjq23k73

Wulandari, D. S., & Dasman, S. (2023). Taxpayer compliance: The role of taxation digitalization system and Technology Acceptance Model (TAM) with internet understanding as a mediating variable. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 2(6), 2385–2396. https://doi.org/10.55927/eajmr.v2i6.4653

Downloads

Published

08-07-2026

How to Cite

Devika, & Dona Primasari. (2026). Coretax Sebagai Teknologi Kekuasaan: Pemaknaan Wajib Pajak Atas Digitalisasi Administrasi Perpajakan. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 38369–38377. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12436

Issue

Section

Articles