Persepsi Mahasiswa terhadap Perbedaan Gaya Komunikasi Antar budaya di Lingkungan Kampus
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12228Keywords:
persepsi mahasiswa, komunikasi antarbudaya, gaya komunikasi, interaksi sosial, lingkungan kampusAbstract
Perbedaan gaya komunikasi antarbudaya merupakan fenomena yang umum terjadi di lingkungan kampus yang memiliki mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. Keberagaman tersebut menciptakan berbagai bentuk interaksi yang dapat memengaruhi cara mahasiswa berkomunikasi dan membangun hubungan sosial. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan dua masalah utama, yaitu: (1) bagaimana persepsi mahasiswa terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus, dan (2) bagaimana pengaruh perbedaan gaya komunikasi antarbudaya terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya serta menganalisis pengaruhnya terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi berbagai pengalaman dan pandangan mahasiswa mengenai komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang beragam terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya. Sebagian mahasiswa memandang perbedaan tersebut sebagai tantangan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam komunikasi, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan toleransi, dan mengembangkan keterampilan komunikasi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gaya komunikasi antarbudaya berpengaruh terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa. Perbedaan dalam penggunaan bahasa, cara menyampaikan pendapat, ekspresi nonverbal, serta nilai-nilai budaya dapat memengaruhi efektivitas komunikasi dan pembentukan hubungan sosial. Namun, melalui kemampuan adaptasi, keterbukaan terhadap keberagaman, dan pengalaman interaksi yang berkelanjutan, mahasiswa mampu membangun komunikasi yang efektif dan hubungan sosial yang harmonis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan pemahaman komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus guna mendukung terciptanya interaksi sosial yang positif, inklusif, dan saling menghargai di tengah keberagaman budaya.
References
Afridah, S. N., & Muhazir, A. (2025). Strategi Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Rantau Dalam Menghadapi Culture Shock: Studi Kasus Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi Medium, Vol VI (2): 1-12.
Alwi, A., Kasnawi, T., Syukur, M., & Upe, A. (2022). Social Construction of Integration in Multicultural Society in West Muna Regency, Southeast Sulawesi Province . Journal of Positive School Psychology , Vol. 6, No. 6, 516-525.
Alwi, A., Ram, S. W., Wajdi, F., Ishak, S., Syawal, S., & Nurhajarurahmah, S. Z. (2026). Integration of Multiculturalism in AI- Based Literature: A Social Perspective. In A. Asrifan, Peran AI dalam Memproduksi, Mengevaluasi, dan Menafsirkan Materi Sastra (pp. 225-248). IGI Global Scientific Publishing. https://doi.org/10.4018/979-8-3373-1057-2.ch010.
Anwar, R. (2018). Hambatan Komunikasi Antarbudaya Di Kalangan Pelajar Asli Papua Dengan Siswa Pendatang Di Kota Jayapura. Jurnal Common, 2(2).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
Dwiatmoko, M. F., & Setiawan, E. (2019). Culture Shock dalam Komunikasi Antar Budaya. Prosiding Hubungan Masyarakat ISSN, 2460, 6510.
Fenny, R. F., dkk. 2022. Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang Sumatra barat:PT. EKSEKUTIF TEKNOLOGI
Fujiantie, J., Syobah, S. N., & Salehudin, M. (2023). Survei Persepsi Mahasiswa Tentang Komunikasi Multikultural. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 11728–11738. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1543
Gudykunst, w. B. (2012). Bridging Difference: Effective Intergroup Communication (E-book). Thousand Oaks : SAGE Publications, Inc.
Hadawiah, H. (2019). Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Universitas Muslim Indonesia. Al-MUNZIR, 12(1), 149.
Hani Claudia Saragi. (2024). INTERAKSI ANTARBUDAYA MAHASISWA DI AREA SEKITAR KAMPUS I IAKN TARUTUNG. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(4), 5440–5447. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1510
Iswari, A. N. (2012). Komunikasi antar budaya di kalangan mahasiswa (studi tentang komunikasi antar budaya di kalangan mahasiswa etnis batak dengan mahasiswa etnis jawa di universitas sebelas maret surakarta).
Parlindungan, D. R. (2020). Komunikasi antar budaya mahasiswa perantau dalam beradaptasi di lingkungan pendidikan tinggi. Kalbisocio Jurnal Bisnis Dan Komunikasi, 7(1), 34-43.
Yusuf, S. (2020) Hambatan Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus pada Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2019), 4(1), 45-46
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurjannah Nurjannah, Putri Balqis, Siti Munawarah, Ageng Yosicha Andini, Rizqa Hafizha, Imam Abdillah Lukman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





