Relaksasi Tidur Siang sebagai Kegiatan Kokulikuler untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam Murid Kelas VII A SMP Negeri 39 Surabaya

Authors

  • Zaidatul Chusnul Rahayu Universitas Negeri Surabaya
  • Putri Eka Safitri Universitas Negeri Surabaya
  • Aghis Arwa Bekti Universitas Negeri Surabaya
  • ⁠Mirza Nuriyah Fahma Universitas Negeri Surabaya
  • Arlis Noviantika Dwimita Universitas Negeri Surabaya
  • Harmanto Harmanto Universitas Negeri Surabaya
  • Binti Ismiyah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12147

Keywords:

kokurikuler, relaksasi tidur siang, pembelajaran mendalam.

Abstract

Kegiatan kokurikuler berperan penting dalam memperkuat dan memperdalam pembelajaran intrakurikuler. Salah satu bentuk kegiatan kokurikuler yang diterapkan di SMP Negeri 39 Surabaya adalah relaksasi tidur siang bagi murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan relaksasi tidur siang, dampaknya terhadap pembelajaran mendalam (deep learning), serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu orang guru mata pelajaran dan tiga orang murid Kelas VII A SMP Negeri 39 Surabaya. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan kegiatan relaksasi tidur siang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan relaksasi tidur siang dilaksanakan secara terstruktur melalui tahap persiapan, pelaksanaan relaksasi, dan pemulihan. Program ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental murid, meningkatkan kesiapan belajar, serta menciptakan suasana belajar yang lebih berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Kegiatan ini juga memperkuat dimensi kemandirian dan kolaborasi melalui piket yang melibatkan murid secara aktif. Faktor pendukung program meliputi komitmen murid, dukungan sarana sekolah, dan fleksibilitas pelaksanaan kokurikuler. Adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah kendala pengaturan waktu serta gangguan lingkungan sekitar kelas. Dengan demikian, relaksasi tidur siang dapat menjadi inovasi kegiatan kokurikuler yang mendukung kesejahteraan murid sekaligus memperkuat terciptanya pembelajaran mendalam di sekolah.

 

 

References

Chen, S. J., Li, S. X., Zhang, J. H., Lam, S. P., Yu, M. W. M., Tsang, C. C., ... & Chan, N. Y. (2023, June). School-Based sleep education program for children: A cluster randomized controlled trial. In Healthcare (Vol. 11, No. 13, p. 1853). MDPI.

Crowley, R., Alderman, E., Javadi, A. H., & Tamminen, J. (2024). A systematic and meta-analytic review of the impact of sleep restriction on memory formation. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 167.

Edi Sasmito. (2023). Upaya Mewujudkan Student Well Being melalui Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di SMA Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah, 3(1), 131.

Gaskin, C. J., Venegas Hargous, C., Stephens, L. D., Nyam, G., Brown, V., Lander, N., ... & Strugnell, C. (2024). Sleep behavioral outcomes of school-based interventions for promoting sleep health in children and adolescents aged 5 to 18 years: a systematic review. Sleep Advances, 5(1), zpae019.

Illingworth, G., Sharman, R., Harvey, C. J., Foster, R. G., & Espie, C. A. (2020). The Teensleep study: the effectiveness of a school-based sleep education programme at improving early adolescent sleep. Sleep Medicine: X, 2, 100011.

Isnaningsih, T. and Sari, F.W. (2022). Hubungan Perilaku dan Frekuensi Penggunaan Gadget dengan Kualitas Tidur pada Remaja. Formosa Journal of Science and Technology (FJST), 1(4), pp. 205–216.

Jumiliah (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMA PGRI 2 PADANG., Ensiklopedia of Journal Faktor-Faktor, 2(3), pp. 313–322.

Kemendikdasmen. (2025). Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kemendikdasmen. (2025). Panduan Pelaksanaan Kegiatan Kokurikuler pada Satuan Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lutz, N. D., Harkotte, M., & Born, J. (2025). Sleep's contribution to memory formation. Physiological Reviews, 106(1).

Maharani, E. R. (2026). Desain Pembelajaran Kokurikuler Berbasis Pendekatan Pembelajaran Mendalam untuk Pengembangan Dimensi Profil Lulusan Sekolah Katolik. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(2), 149-163.

Millah Nur Wa'alini & Kukuh Munandar. (2024). Upaya Mewujudkan School Well‑Being Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi pada Peserta Didik Kelas X. JTP: Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(4), 1–10.

Mohamad Rizky Al Hakim, Reksa Adya Pribadi, & Anggi Rahmani. (2026). Realisasi Konsep School Well‑Being Sebagai Upaya Membangun Kesejahteraan Peserta Didik. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1). P‑ISSN: 2407‑4837, E‑ISSN: 2614‑1728.

Paramita, A. J., Ariani, K. B., Mahadewi, N. P. D., & Werang, B. R. (2025). Tantangan implementasi pembelajaran mendalam sebagai pendekatan dalam kurikulum merdeka. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 6(4), 757-769.

Priyogo, W. (2025). Manajemen Kokurikuler dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMK Negeri 1 Klaten: Jurnal Artikel. Media Manajemen Pendidikan, 7(3), 507-515.

Ramadhani, N. F. (2026). Analisis Faktor-Faktor Kualitas Tidur Pada Remaja Menurut Teori Sosial Kognitif (SCT) Tahun 2020-2025. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 449–459

Rahmah Hastuti & Joselyn Tiofanny. (2024). Kaitan Motivasi Akademik dan School Well‑Being Siswa SMA yang Menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3).

Rawson, G., & Jackson, M. L. (2024). Sleep and emotional memory: A review of current findings and application to a clinical population. Current Sleep Medicine Reports, 10, 178–188.

Sari, R. N., Deswinda, D., Dyna, F., & Sriyani, A. (2026). Hubungan Kualitas Tidur dengan Prestasi Belajar pada Remaja: Systematic Literature Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 7(1).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, S. Effendi, Rina Aprianti, Novi Ade Suryani, N.N.Y. (2025) ‘Hubungan Tingkat Stres Dengan Gangguan Kualitas Tidur Pada Remaja SMAN 10 Kota Bengkulu’, Jurnal Sains Kesehatan, 32(2).

Walidah, A., & Syakarofath, N. A. (2025). Peran Kualitas Tidur terhadap Psychological Distress pada Remaja. Indonesian Journal of Behavioral Studies, 5(1).

Wibowo, H. (2026). Buku Saku Seri Pembelajaran Mendalam: Kegiatan Kokurikuler di Sekolah. TERAS KENCANA.

van Rijn, E., Koh, S. Y., Ng, A. S., Vinogradova, K., Chee, N. I., Lee, S. M., ... & Chee, M. W. (2020). Evaluation of an interactive school-based sleep education program: a cluster-randomized controlled trial. Sleep Health, 6(2), 137-144.

Zhang, Y., Johnson, K. T., Wahlstrom, K., Widome, R., Hamlin, C., & Barnes, A. J. (2026). A Cluster Randomised Trial of a School‐Based Universal Intervention Program for Middle School Students' Sleep and Related Outcomes. Journal of sleep research, 35(1), e70123.

Downloads

Published

29-06-2026

How to Cite

Rahayu, Z. C., Safitri, P. E. ., Bekti, A. A. ., Fahma, ⁠Mirza N., Dwimita, A. N. ., Harmanto, H., & Ismiyah, B. (2026). Relaksasi Tidur Siang sebagai Kegiatan Kokulikuler untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam Murid Kelas VII A SMP Negeri 39 Surabaya. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 36492–36500. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.12147

Issue

Section

Articles