Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Kesadaran Etika Berbagi Informasi Di Era Post Truth Di SMP Negeri 1 Cilebak
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v4i1.12131Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Kesadaran Etika Berbagi Informasi, Era Post-TruthAbstract
Peningkatan etika berbagi informasi di media sosial secara signifikan, baik di kalangan masyarakat umum maupun pelajar. Meskipun ada penurunan di beberapa tahun, justru menunjukkan bahwa pemahaman akan pentingnya verifikasi informasi dan dampak penyebaran hoaks masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui pembelajaran PAI dalam membangun kesadaran etika berbagi informasi di era post truth. (2) Untuk mengetahui tingkat kesadaran etika berbagi informasi di SMPN 1 Cilebak (3)Untuk mengetahui tantangan dan strategi pembelajaran PAI di era post-truth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara,observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru BK, guru TIK , guru PAI dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membangun kesadaran etika berbagi informasi di era post-truth dilakukan melalui penguatan nilai-nilai keislaman seperti kejujuran, tanggung jawab, dan tabayyun yang diintegrasikan ke dalam materi ajar secara kontekstual sesuai dengan kehidupan digital siswa. (2) Tingkat kesadaran etika berbagi informasi di SMPN 1 Cilebak menunjukkan perkembangan positif, terlihat dari kebiasaan siswa memverifikasi informasi, menjaga etika komunikasi di media sosial, serta berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari informasi yang dibagikan. Kesadaran tersebut lahir dari pembiasaan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan tabayyun yang ditanamkan melalui pembelajaran dan lingkungan sekolah, meski sebagian siswa masih mudah terpengaruh oleh konten hiburan dan opini tanpa memperhatikan kebenarannya. (3) Tantangan pembelajaran PAI di era post-truth meliputi rendahnya literasi digital, dominasi konten hiburan, keterbatasan akses teknologi, serta kecenderungan siswa mengikuti arus opini tanpa verifikasi. Strategi pembelajaran dilakukan secara adaptif, kontekstual, dan kolaboratif melalui integrasi nilai keislaman dalam kehidupan digital siswa, penggunaan metode diskusi kasus, simulasi, dan pembiasaan etika digital, yang diperkuat oleh tata tertib sekolah serta keterlibatan orang tua. Dengan strategi ini, kesadaran etika siswa meningkat, sikap kritis terbentuk, dan tanggung jawab dalam berbagi informasi semakin tumbuh, sehingga pembelajaran PAI berperan strategis dalam menghadapi tantangan era post-truth.
References
Abas, Z., & B, S. (2025). Integrasi Teknologi Digital Dalam Pengembangan Sumber Belajar Pai Yang Kontekstual Dan Relevan. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 391–402.
Ali, A., & Ruswandi, U. (2022). Pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi Umum. Jurnal Dirosah Islamiyah, 4(1), 154–173. https://doi.org/10.47467/jdi.v4i1.867
Apriyani, A., Dewi, N. S., Ramadhani, A. P., & Farhurohman, O. (2025).
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI AKHLAKUL. 5(1).
Fatmawati, E. (2020). Pendidikan Agama Untuk semua. CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Habibah, & Irwansyah. (2021). Era Masyarakat Informasi sebagai Dampak Media Baru. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(2), 350–363. https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i2.255
Hanifah, U., Maulidin, S., & Prayitno. (2025). INTEGRASI NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL REMAJA DI TENGAH ARUS BUDAYA POPULER. KHAZANAH : Jurnal
Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan, 1(1), 64–74.
Hardani, Auliya, Hikmatul, N., Andriani, Helmina, Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif. In Revista Brasileira de Linguística Aplicada (Vol. 5, Issue 1).
Isa, A. (2023). Menanamkan Sikap Kejujuran Pada Siswa. Tarunaedu: Journal of Education and Learning, 1 (1)(1), 95–103. https://doi.org/10.54298/tarunaedu.v1i1.116
Ismanto. (2022). Pentingnya Kesadaran Etika dalam Penggunaan Teknologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas.
Kadir, A., Daud, S. M., Vahlepi, & Sahrizal. (2021). Mendalami Informasi dengan Bertabayyun Menurut Al-Qur’an di Tinjau Dari Tafsir Klasik dan Kontemporer. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), 825. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i2.1570
Nabiel, Z. A., Dely Tresia Putri, & Mahfud Junaedi. (2024). The Islamic Religious Education in the Post-Truth Era. TOFEDU: The Future of Education Journal, 3 (5)(E-ISSN 2961-7553 P-ISSN 2963-8135), 1324–
Oktavianti, N. Z. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Karakter Kepedulian Sosial Siswa SMP di Yayasan Pendidikan Nurul Hasanah Tembung. Journal Innovation in Education, 2(4), 56–69. https://doi.org/10.59841/inoved.v2i4.1872
Permana, M. D., Wardan, K., Islam, P., Pendidikan, F., Pendidikan, T., & Wardan, K. (2024). Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Optimalisasi Pendidikan Agama Islam ( PAI ) di Sekolah Optimization of Islamic Religius Education ( PAI ) IN Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam. 9(c), 393–407.
Rozak, A. (2024). Implementasi Pendidikan Agama Islam Sebagai Pilar Penting Dalam Pembangunan Karakter. Karimiyah, 4(1), 15–32. https://doi.org/10.59623/karimiyah.v4i1.50
Saidah, I. S. (2023). Konsep Tabayyun dalam menyikapi Berita Hoax di Media Sosial Perspektif Tafsir al-Azhar Karya Buya Hamka Indah. Islamic Studies Across Different Perspective: Trends, Challenges and Innovation, 19(2774–6585), 530–540.
Santi, Undang, K. (2023). Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik. Pendidikan Tambusai, 7(2), 192–216. https://jptam.org/index.php/jptam/article/download/8918/7282
Sayut, S. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Digital Remaja Muslim. Adz-Zikr Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10 1(2722–6174), 123–137.
Sihombing, Putriani, E., Ndona, & Yakobus. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Moral dan Etika dalam Perspektif : Sila Kedua. 2(3).
Suhendi, S. (2024). PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGUATAN KESADARAN DIGITAL DI ERA INFORMASI. JURNAL KELOLA: Jurnal
Ilmu Sosial, 7 (2)(20), 45–59. http://repository.uinsby.ac.id/1705/1/Mihmidaty Ya%27cub_jurnal_Peran pendidikan Islam dalam menghadapi ujian Covid 19.pdf
Syawaludin, M. (2025). Dime Sosial Agama : Analisis dalam perfektif sosiologi. Journal of Education and Culture,3(01), 48–487. http://jurnal.tarbiyah.stainsorong.ac.id/index.php/al-fikr
Wulansari, V. D. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Dan Kepribadian. UNISAN JOURNAL : Jurnal Manajemen & Pendidikan, 2(7), 9–16. https://journal-
nusantara.com/index.php/PESHUM/article/download/2659/2192
Zaidan, M. D., Khafi, M. A., Fasya, A. M., & Aprilia, S. D. (2025). Peran Guru Pai Dalam Membangun Kesadaran Etika Komunikasi Di Era Digital: Studi Kasus Di SMA Assyafiiyah Pada Kelas 10. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 3(5), 1356–1374.
Zonyfar, C., Maharina, M., Sihabudin, & A., & K. (2022). LITERASI DIGITAL: PENGUATAN ETIKA DAN INTERAKSI SISWA DI MEDIA SOSIAL.
Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), Https://Doi.Org/10.31764/Jmm.V6i2.7274, 1426.
https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.7274
Zulfikar, A. Y. (2020). Peran Guru PAI dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlakul Karimah di Era Digital. Jurnal Al-Fikrah, 8523(2085–8523), 217–226. https://ejournal.unisai.ac.id/index.php/jiaf/article/view/1049
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Silvia Damayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





