Hubungan Status Gizi Ibu dan Inisiasi Menyusu Dini dengan Pemberian ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Kota Metro
Keywords:
ASI Eksklusif, KEK, IMD, LILAAbstract
Latar Belakang: ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Praktik ini penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, memperkuat daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit seperti diare, ISPA, hingga stunting. Namun, cakupan ASI eksklusif di Kota Metro tahun 2023 hanya mencapai 64,92%, jauh di bawah target nasional sebesar 80%. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya status gizi ibu dan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
Tujuan: Menganalisis hubungan antara status gizi ibu dan pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kota Metro.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi sebanyak 191 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kota Metro. Sampel sebanyak 68 orang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan studi dokumentasi dari buku KIA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05).
Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki status gizi tidak KEK (85,3%) dan sebanyak 42,6% ibu melaksanakan IMD. Sebanyak 50% ibu memberikan ASI eksklusif. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ibu dengan status gizi tidak KEK memiliki peluang lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif (p=0,000), begitu pula ibu yang melakukan IMD (p=0,000).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu dan pelaksanaan IMD dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Tenaga kesehatan diharapkan dapat memperkuat edukasi mengenai gizi seimbang dan mendampingi proses IMD agar cakupan ASI eksklusif di masyarakat dapat meningkat.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). 76,20% Bayi Umur 0-5 Bulan di Provinsi Lampung pada Tahun 2023 Mendapat ASI Eksklusif. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.
Jannah, A. W., Rindu, & Wulandari, R. (2023). Hubungan Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Status Gizi dan Inisiasi Menyusu Dini dengan Keberhasilan ASI Ekslusif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bogor Tengah. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2.
Kebo, S. S., Husada, D. H., & Lestari, P. L. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Puskesmas Ilebura. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 5(3), 288–298.
Kemenkes RI. (2021). ASI adalah Investasi Generasi Emas Indonesia. Kemenkes.
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Kota Metro. Pemerintah Kota Metro.
Kemenkes RI. (2024). Manfaat Pemberian ASI Eksklusif. Kemenkes.
Nidaa, I., & Hadi, E. N. (2022). Inisiasi menyusu dini (IMD) sebagai upaya awal pemberian ASI eksklusif: scoping review. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(2), 58–67.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Pusporini, A. D., Pangestuti, D. R., & Rahfiludin, M. Z. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktik ASI Eksklusif di Daerah Pertanian Kabupaten Semarang (Studi pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 0−6 Bulan). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(2), 83–90.
Rohman, M. A., Ichsan, B., Lestari, N., & Agustina, T. (2021). Status Gizi Dan Usia Ibu Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif. Proceeding Book National Symposium and Workshop Continuing Medical Education XIV, 1143–1155.
Sudargo, T., & Kusmayanti, N. A. (2023). Pemberian ASI Eksklusif Sebagai Makanan Sempurna Untuk Bayi. Gadjah Mada University Press.
Suciati, S. (2020). Hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan rendahnya risiko obesitas pada anak. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan, 10(1), 1–5.
Thamaria, N., Harjatmo, T. P., & Wiyono, S. (2017). Penilaian Status Gizi. Kemenkes RI.
WHO. (2023). World Breastfeeding Week. World Health Organization.
Widiartini, I. P. (2017). Inisiasi Menyusui Dini. Darul Hikmah.
Widodo, S., et al. (2023). Metodologi Penelitian. Cv Science Techno Direct.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Viki Rohani, Firda Fibrila, Prasetyowati Prasetyowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





