Analisis Kondisi Geometrik Jalan Ditinjau Dari Alinyemen Horizontal Pada Jl.Raya Hulung & Jl.Sisingamangaraja
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1200Keywords:
Road Geometry, Horizontal AlignmentAbstract
Berdasarkan eksperimen penelitian Kaneswaran (2014), sebagian besar pengemudi (4/5 pengemudi) tidak mampu mengantisipasi kondisi geometri jalan yang melebihi 40 meter didepannya. Pau dan Aron (2013), menyatakan bahwa, jarak pandang yang belum sesuai dengan peraturan bina marga dapat memberikan potensi kecelakaan lalul lintas yang disebabkan oleh jalan. Kondisi menurut Krisward et al (2020), penyebab utama kecelakaan adalah jarak pandang pada tikungan yang kurang memadai sehingga menyusahkan pengemudi pada saat melewati tikungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah geometrik jalan sudah sesuai dengan ketentuan pedoman geometrik jalan.Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dengan mengacu pada Pedoman Geometrik jalanKondisi geometrik Jln. Raya Hulung yang memenuhi persyaratan pedoman geometrik adalah jari-jari tikungan pada STA 0+200 dan derajat kelengkungan pada STA 0+200, sedangkan pada jari-jari tikungan dan derajat kelengkungan pada STA 0+000-0+100, 0+400-0+500 dan STA 0+600 tidak memenuhi pedoman geometrik jalan, untuk jarak pandang henti dan jarak pandang mendahului tidak ada yang memenuhi. Kondisi geometrik Jln. Sisingamangaraja yang memenuhi persyaratan Bina Marga 1997 tentang geometrik jalan adalah jari-jari tikungan dan derajat kelengkungan sedangkan Jarak pandang henti (Jh) dan Jarak pandang Mendahului (Jm) tidak ada yang memenuhi persyaratan surat edaran no 20 tahun 2021 tentang geometrik jalan.
References
Adnan, N. R. N., Pranoto, P., & Rahardjo, B. (2020). Analisis Kondisi Geometrik Jalan Terhadap Potensi Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas. Bangunan, 25(1), 20. https://doi.org/10.17977/um071v25i12020p20-32
Al’Adilah, Akhmad Hasanuddin, & Willy Kriswardhana. (2021). Analisis Hubungan Geometrik Jalan Terhadap Keselamatan Jalan Bypass Mojokerto Km Sby 51-63. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10(2), 253–265. https://doi.org/10.22225/pd.10.2.2770.253-265
Despriadi, S., Kadarini, S. N., Azwansyah, H., Teknik, J., Fakultas, S., Universitas, T., Pontianak, T., Sipil, D. T., Pontianak, U. T., Sungai, K., & Ambawang, S. (2022). KELENGKAPAN JALAN , KONDISI JALAN , DAN GEOMETRIK JALAN ( STUDI KASUS : JALAN TRANS-KALIMANTAN , SUNGAI AMBAWANG ). 1–10.
Fahrizal, R. (2020). PENGARUH GEOMETRIK JALAN RAYA TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS (Studi Kasus Ruas Jalan Serdang – Perbaungan). Repository UMSU.
Kurnilah, A. (2018). Dasar - Dasar Perencanaan Geometrik Jalan (Silvia Sukirman). Diakses Dari.https://www.academia.edu/37821794/Dasar_Dasar_Perencanaan_Geo metrik_Jalan_Silvia_Sukirman.
Metekohy, J. G., & Widyastuti, I. H. (2017). Analisis Karakteristik Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus : Kota Ambon). 1–218.
Ramadhani, N., Adnan, N., & Rahardjo, B. (2020). Analisis Kondisi Geometrik Jalan Terhadap Poten-. 25(1), 21–32.
Rizal, A. (2022). Analisis Hubungan Geometrik Jalan Dengan Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus : Jalan Pangeran Suryanata). Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknik Sipil, 11(2), 828–842.
Samsudin, I. (2020). ANALISA FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN PADA RUAS JALAN Ir. H. ALALA KOTA KENDARI DITINJAU DARI PRASARANA DAN GEOMETRIK JALAN. Jurnal Penelitian Transportasi Darat, 21(1), 59–66. https://doi.org/10.25104/jptd.v21i1.1166
Wildi Kusumasari, E. M. W. H. (2022). Kinerja Lalu Lintas dan Geometri Jalan Terhadap Keselamatan pada Simpang Bersinyal. Jurnal Penelitian Transportasi Darat, 24(1), 76–82.https://doi.org/10.25104/jptd.v24i1.2102
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gresly Lehalima, Juliet G Metekohy, Fuad. H. Ohorella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







