Evaluasi Pengajaran Aljabar dan Geometri di SMP: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran untuk Hasil Ujian yang Lebih Baik
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v4i3.120Keywords:
Penguasaan Materi, Ujian Nasional, SMP, Aljabar, GeometriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhadap berbagai materi ujian pada tahun ajaran 2018/2019. Data yang digunakan mencakup persentase siswa yang menjawab benar pada materi-materi seperti bilangan, aljabar, dan geometri, dengan perbandingan terhadap rata-rata nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki penguasaan yang lebih baik pada materi aljabar dibandingkan dengan materi geometri dan bilangan. Analisis ini juga menemukan adanya kesenjangan antara tingkat penguasaan siswa di tingkat SMP dengan rata-rata nasional, terutama pada materi geometri. Beberapa faktor yang mempengaruhi penguasaan materi, seperti kualitas pengajaran, penggunaan teknologi, dan faktor sosial ekonomi siswa, turut dianalisis dalam penelitian ini. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi perbaikan sistem pembelajaran di tingkat SMP untuk meningkatkan hasil ujian siswa.
References
Astin, A. W. (1985). Evaluation and assessment in higher education. Jossey-Bass.
Cresswell, J. W. (2000). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson Education.
Duncan, G. J. (2007). The social context of education: Evidence from longitudinal studies. Annual Review of Sociology, 33, 55-77. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.33.040406.131812
Gagne, R. M. (1985). The conditions of learning. Holt, Rinehart, & Winston.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64-74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Maier, M. (2000). Teaching abstract concepts in mathematics: A strategy for success in high school. Educational Studies in Mathematics, 43(2), 161-181. https://doi.org/10.1023/A:1012215423130
O’Shea, M. (2003). Algebraic reasoning and the teaching of algebra. Journal of Mathematical Behavior, 22(2), 127-151. https://doi.org/10.1016/S0732-3123(03)00007-5
Rahardjo, S. (2014). Kesenjangan pendidikan di daerah terpencil: Studi kasus di Jawa Timur. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2), 115-129. https://doi.org/10.22146/jpdk.9857
Sari, R. (2015). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran geometri di SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3), 40-52. https://doi.org/10.22219/jpm.v4i3.4541
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257-285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Wibowo, A. (2010). Pendidikan di Indonesia: Perspektif lokal dan global. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Saman Saman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





