Kajian Fasade Rumah Tuan Tanah Subang Di Masa Kolonial (Studi Kasus Pada The Big House Subang Jawa barat)

Authors

  • Rosyd Rosyadi Universitas Subang
  • Besta BK Universitas Subang
  • Yusup Yulianto Universitas Subang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1193

Keywords:

big house, arsitektur indis, fasade kolonial

Abstract

Di era kolonial Subang, tuan tanah diharapkan memiliki tempat tinggal megah yang mirip dengan istana presiden. Dokumentasi historis mendukung harapan ini. Tempat tinggal pemilik tanah ditetapkan sebagai Rumah Besar. Setelah relokasi P.W. Hofland, Rumah Besar tetap tidak berubah meskipun ada variasi penghuninya. Kediaman ini melambangkan otoritas penguasa di Subang. Warga Subang kontemporer menghubungkan gelar Rumah Besar dengan rumah bersejarah di Jalan Ade Irma Suryani, situs tata kelola dan perumusan kebijakan. Meskipun demikian, beberapa menentang asosiasi ini, mengklaim ukurannya mirip dengan rumah bersejarah lainnya. Diantisipasi bahwa kediaman tuan akan melampaui properti yang lebih rendah, meskipun ada kesamaan dalam arsitektur Eropa. Skeptisisme publik menghilang setelah pengungkapan rencana kota yang menggambarkan lokasi sebenarnya Rumah Besar di dalam alun-alun kota. Sebaliknya, Rumah Besar yang diidentifikasi sebelumnya hanyalah tempat tinggal konvensional bagi bawahan Eropa. Perkembangan Rumah Besar terjalin dengan budaya indische yang muncul selama periode Indo-Belanda, mencerminkan perpaduan tradisi Eropa dan Indonesia. Orang Eropa bertujuan untuk gaya arsitektur yang mengingatkan pada Belanda untuk mengurangi kerinduan rumah tetapi menghadapi tantangan dari berbagai iklim, teknologi, dan bahan. Akibatnya, penggabungan budaya ini menghasilkan gaya arsitektur unik yang dikenal sebagai Gaya Kekaisaran Indische.

References

Creswell, J. W. and Miller, D. L. (1998) ‘Determining validity in qualitative inquiry’, Theory into Practice, 39(3), pp. 124–130. doi: 10.1207/S15430421TIP3903_2.

Djoko Soekiman, author (2000) ‘Kebudayaan Indis : dan gaya hidup masyarakat pendukungnya di Jawa (abad xviii-medio abad xx)’. Yayasan Bentang Budaya. Available at: https://lib.ui.ac.id (Accessed: 29 December 2022).

Handinoto, H. dan (2006). Arsitektur Transisi Di Nusantara Dari Akhir Abad 19 Ke Awal Abad 20’, Dimensi (Journal of Architecture and Built Environment), 34(2), pp. 81–92. doi: 10.9744/DIMENSI.34.2.PP.81-92.

Hastati, F. (2003) ‘Karakteristik arsitektural bangunan Indis pada perumahan pegawai Perusahaan Jawatan Kereta Api Pengok Blok A dan Blok B di Yogyakarta’. Available at: https://onesearch.id/Record/IOS2744.62291 (Accessed: 29 December 2022).

Kerr, J. S. (2013) ‘Conservation Plan, the 7th edition: A guide to the preparation of conservation plans for places of European cultural significance’. Available at: https://australia.icomos.org/wp-content/uploads/The-Conservation-Plan-7th-Edition-reduced-file-size.pdf (Accessed: 29 December 2022).

Pontoh (1992) Preservasi dan Konservasi Suatu Tinjauan... - Google Cendekia. Available at: https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0,5&cluster=13884579228059834038#d=gs_cit&t=1672255706370&u=%2Fscholar%3Fq%3Dinfo%3AthZGiD7vr8AJ%3Ascholar.google.com%2F%26output%3Dcite%26scirp%3D0%26scfhb%3D1%26hl%3Did (Accessed: 29 December 2022).

Pratikta, G. A. (2001) ‘Pusat Kebudayaan di Purworejo-Jawa Tengah: Arsitektur Indis sebagai Acuan Penampilan Bangunan’. Available at: https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/2919 (Accessed: 29 December 2022).

Prof. DR. Lexy J. Moleong, M. A. (2007) Metodologi penelitian kualitatif. Available at: https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1133305 (Accessed: 29 December 2022).

Saebani, B. A. (1998) Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.

UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya (2010). Available at: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38552/uu-no-11-tahun-2010 (Accessed: 29 December 2022)

Downloads

Published

27-02-2025

How to Cite

rosyadi, rosyd, BK, B., & Yulianto, Y. (2025). Kajian Fasade Rumah Tuan Tanah Subang Di Masa Kolonial (Studi Kasus Pada The Big House Subang Jawa barat). Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 1831–1842. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1193

Issue

Section

Articles