Digitalisasi Pelayanan Publik : Solusi Atau Masalah Baru ?

Authors

  • Rian Ismi Wardana Magister Ilmu Administrasi Negara, Universitas Negeri Padang
  • Nora Eka Putri Magister Ilmu Administrasi Negara, Universitas Negeri Padang
  • Genius Umar Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1175

Keywords:

Digitalisasi, Pelayanan Publik, Reformasi Birokrasi, Ketimpangan Digital, E-Government

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik telah menjadi agenda penting dalam reformasi birokrasi di Indonesia. Transformasi ini dipandang sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan kepada masyarakat. Namun, di balik berbagai kemajuan yang dicapai, muncul pula sejumlah tantangan yang berpotensi menciptakan masalah baru. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dinamika digitalisasi pelayanan publik melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi mampu mempercepat proses administrasi dan memperluas jangkauan layanan, implementasinya masih dihadapkan pada masalah ketimpangan digital, fragmentasi sistem, resistensi birokrasi, rendahnya literasi digital, serta persoalan keamanan data. Artikel ini menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik bukan sekadar persoalan teknologi, melainkan transformasi multidimensi yang memerlukan perencanaan yang inklusif, koordinasi lintas sektor, dan keberpihakan pada masyarakat sebagai pengguna akhir. Dengan pendekatan yang holistik dan partisipatif, digitalisasi dapat menjadi solusi yang berkelanjutan dan adil bagi seluruh warga negara

References

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

Badan Siber dan Sandi Negara. (2023). Laporan Keamanan Siber Nasional 2023. Jakarta: BSSN.

BPS. (2023). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara). (2023). Laporan Tahunan Keamanan Siber Nasional 2023. Jakarta: BSSN.

BSSN. (2023). Laporan Keamanan Siber Nasional 2023. Jakarta: Badan Siber dan Sandi Negara.

BSSN. (2023). Laporan Tahunan Keamanan Siber Nasional 2023. Jakarta: Badan Siber dan Sandi Negara.

Dwiyanto, A. (2021). Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Dwiyanto, Agus. (2021). Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Heeks, R. (2006). Implementing and Managing eGovernment: An International Text. London: SAGE Publications.

Heeks, Richard. (2006). Implementing and Managing eGovernment: An International Text. London: SAGE Publications.

Janssen, Marijn & Estevez, Elsa. (2013). "Lean government and platform-based governance—Doing more with less." Government Information Quarterly, 30(1), S1–S8. https://doi.org/10.1016/j.giq.2012.11.003

Kementerian Dalam Negeri. (2023). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Dukcapil 2022. Jakarta: Ditjen Dukcapil.

Kementerian PANRB. (2022). Laporan Tahunan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Lips, Miriam, Taylor, John A., & Organ, Jason. (2019). Digital Government: Managing Public Sector Reform in the Digital Era. London: Routledge.

McKinsey Global Institute. (2022). Digital Public Services: Unlocking Efficiency and Inclusivity. https://www.mckinsey.com

Nugroho, R. (2022). e-Government: Teori dan Praktik dalam Konteks Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Digital Government Review of Indonesia: Fostering a Data-Driven Public Sector. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264359729-en

Sasongko, T. H., & Hidayat, R. (2023). “Digital Divide dan Tantangan Inklusivitas dalam Pelayanan Publik Berbasis Teknologi.” Jurnal Administrasi Publik Digital, 5(2), 112–126. https://doi.org/10.21009/japd.052.08

Setiawan, Budi, Prakoso, Rino Dwi, & Lestari, Indah. (2022). “Evaluasi Integrasi Aplikasi Layanan Publik Digital di Indonesia.” Jurnal Sistem Informasi Negara, 9(1), 22–35.

Tambunan, Ridwan. (2023). “Digitalisasi Birokrasi: Antara Harapan dan Resistensi.” Jurnal Kebijakan dan Reformasi Administrasi, 15(1), 45–60.

Tapscott, D. (2021). The Digital Government: Rethinking Public Administration in the 21st Century. Harvard Press.

UNDESA. (2022). E-Government Survey 2022: The Future of Digital Government. United Nations Department of Economic and Social Affairs. https://publicadministration.un.org/egovkb/en-us/Reports/UN-E-Government-Survey-2022

UNDESA. (2022). United Nations E-Government Survey 2022: The Future of Digital Government. New York: United Nations Department of Economic and Social Affairs.

United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2022). United Nations E-Government Survey 2022: The Future of Digital Government. New York: UNDESA.

Van Dijk, J. A. G. M. (2020). The Digital Divide. Cambridge: Polity Press.

Wahyudi, A., & Fitriani, R. (2024). “Evaluasi Kesiapan Infrastruktur Digital dalam Pelayanan Publik di Era Pascapandemi.” Jurnal Kebijakan Publik dan Teknologi, 9(1), 55–70. https://doi.org/10.31289/jkpt.v9i1.1245

World Bank. (2021). Digital Dividends: Inclusive Digital Transformation in Developing Countries. Washington, DC: World Bank Group.

Downloads

Published

23-06-2025

How to Cite

Wardana, R. I., Putri, N. E., & Umar, G. . (2025). Digitalisasi Pelayanan Publik : Solusi Atau Masalah Baru ?. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 7933–7943. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1175

Issue

Section

Articles