DIAGNOSIS HOLISTIK DIABETES MELITUS TIPE II PADA PASIEN DEWASA DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA

Authors

  • Arya Erdhafin
  • Dwi Maisa Mawarti Universitas Yarsi, Jakarta
  • Dian Mardhiyah Universitas Yarsi, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11694

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe 2, Diagnosis Holistik, Kedokteran Keluarga

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang melalui pendekatan holistik. Kontrol glikemik yang tidak optimal dapat dipengaruhi oleh faktor klinis, seperti kepatuhan pengobatan dan kondisi metabolik pasien, maupun faktor non-klinis seperti pola makan, aktivitas fisik, edukasi pasien, dukungan keluarga, serta kondisi lingkungan. Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga, dilakukan di Puskesmas Tanah Abang dan dilanjutkan dengan kunjungan rumah. Subjek adalah pasien laki-laki 27 tahun yang datang kontrol rutin tanpa keluhan dengan gula darah sewaktu 260 mg/dL dan mendapatkan terapi metformin 500 mg tiga kali sehari. Hasil anamnesis menunjukkan kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis sejak SMP, disertai aktivitas fisik ringan/gaya hidup sedentery (MET 1,5) sebagai faktor risiko internal dominan. Evaluasi food record tiga hari memperlihatkan asupan kalori rata-rata 2.067,8 kkal/hari, melebihi kebutuhan 1.147,5 kkal/hari. Faktor eksternal menunjukkan dukungan keluarga sangat baik (APGAR 10) dan persepsi religi pasien baik (skor 134), namun kondisi rumah dan lingkungan belum memenuhi kriteria rumah sehat (skor 1140). Pasien memiliki derajat fungsional mandiri dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Pengelolaan dilakukan secara komprehensif melalui edukasi, modifikasi diet, peningkatan aktivitas fisik, kepatuhan obat, serta keterlibatan keluarga dan perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan diagnosis holistik mampu mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kontrol DM, sehingga intervensi lebih tepat sasaran dan mendukung pengendalian penyakit secara berkelanjutan.

References

Arnett, D. K., Blumenthal, R. S., Albert, M. A., Buroker, A. B., Goldberger, Z. D., Hahn, E. J., et al. (2019). 2019 ACC/AHA guideline on the primary prevention of cardiovascular disease: A report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation, 140(11), e596–e646.

Barakah, F., & Pandiangan, D. S. B. (2025). Gambaran Pola Makan, Aktivitas Fisik Dan Status Gizi Pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review. Sains Medisina, 3(5), 336-361.

Diwanta, F., Maghfirah, S., & Marwa, N. A. (2024). Hubungan Pola Makan sebagai Faktor Resiko Penyakit DM. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(2), 91-96.

Feingold, K. R., Anawalt, B., Boyce, A., Chrousos, G., de Herder, W. W., Dhatariya, K., et al. (2000–2022). Disorders of lipid metabolism. In K. R. Feingold et al. (Eds.), Endotext [Internet]. South Dartmouth (MA): MDText.com, Inc. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK305900/

Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2010). Family nursing: Research, theory, and practice (6th ed.). New York: Pearson.

Grundy, S. M., Stone, N. J., Bailey, A. L., Beam, C., Birtcher, K. K., Blumenthal, R. S., et al. (2019). 2018 AHA/ACC guideline on the management of blood cholesterol. Circulation, 139(25), e1082–e1143.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Khulwatunnisa, K. (2025). Hubungan Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik, dan Dukungan Keluarga dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Maurizka, A. D., & Mayasari, D. (2024). PENATALAKSANAAN HOLISTIK PADA PASEN DIABETES MELITUS TIPE 1 TIDAK TERKONTROL PADA REMAJA USIA 17 TAHUN DI PUSKESMAS NATAR MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA. Medical Profession Journal of Lampung, 14(3), 544-553.

Williams, B., Mancia, G., Spiering, W., Agabiti Rosei, E., Azizi, M., Burnier, M., et al. (2018). 2018 ESC/ESH guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal, 39(33), 3021–3104.

Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., Dennison Himmelfarb, C., et al. (2018). 2017 ACC/AHA guideline for the prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults. Hypertension, 71(6), e13– e115.

Yani Maidelwita, S. K. M., Utami, J. N. W., Sholihah, N. A., KM, S., & Burdah, S. K. M. (2025). PENDEKATAN HOLISTIK DALAM KESEHATAN MASYARAKAT: INTERVENSI GIZI, PERAN KADER, DAN TERAPI KOMPLEMENTER. Nuansa Fajar Cemerlang.

Yusuf, S., Joseph, P., Rangarajan, S., Islam, S., Mente, A., Hystad, P., et al. (2020). Modifiable risk factors, cardiovascular disease, and mortality in 155,722 individuals from 21 countries (PURE): A prospective cohort study. The Lancet, 395(10226), 795–808.

Downloads

Published

13-07-2026

How to Cite

Arya Erdhafin, Mawarti, D. M. ., & Mardhiyah, . D. . (2026). DIAGNOSIS HOLISTIK DIABETES MELITUS TIPE II PADA PASIEN DEWASA DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 40087–40094. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11694

Issue

Section

Articles