PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PREFERENSI BERBUSANA PADA KALANGAN MUDA DI DESA RANOIAPO KECAMATAN RANOYAPO

Authors

  • Kimvitha G. Tawaang Universitas Negeri Manado
  • Steven S. N. Rogahang Universitas Negeri Manado
  • Telly F. S. Tangkere Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11665

Keywords:

media sosial; preferensi berbusana; kalangan muda; regresi linear; fashion digital

Abstract

Penetrasi media sosial yang masif di kalangan generasi muda membuka peluang kajian mendalam tentang sejauh mana platform digital membentuk perilaku berbusana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap preferensi berbusana pada kalangan muda di Desa Ranoiapo Kecamatan Ranoyapo. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya kepada 30 responden berusia 16–29 tahun. Analisis dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (variabel X: sig. = 0,136; variabel Y: sig. = 0,789), dan uji linearitas mengonfirmasi hubungan linear antar variabel (Deviation from Linearity sig. = 0,117). Uji t menghasilkan nilai t-hitung = 6,130 > t-tabel = 2,048 dengan signifikansi < 0,001, sementara uji F menunjukkan signifikansi < 0,001. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,573 mengindikasikan bahwa media sosial mampu menjelaskan 57,3% variasi preferensi berbusana. TikTok merupakan platform yang paling banyak digunakan (22 responden), diikuti Instagram (17 responden), platform lainnya (12 responden), YouTube (7 responden), dan Pinterest (3 responden). Temuan ini menggarisbawahi peran strategis media sosial sebagai agen pembentuk preferensi fashion generasi muda, sekaligus membuka peluang pengembangan literasi digital berbusana di komunitas perdesaan.

 

References

Ainussalam, A. (2020). Pengaruh fashion style dalam Instagram terhadap perubahan gaya berpakaian mahasiswi. Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Andi Mappiare. (1994). Psikologi orang dewasa bagi penyesuaian dan pendidikan (hal. 62). Usana Offsetprinting.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.

Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.5.469

Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan validitas (edisi ke-4). Pustaka Pelajar.

Cibro, A. F., & Salalahi, P. M. I. (2025). Pengaruh media sosial terhadap fenomena gaya berpakaian mahasiswa: Studi kasus gaya berpakaian di era digital. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS), 4(1).

Dariyo, A. (2003). Psikologi perkembangan dewasa muda. Grasindo.

Fajrin, N. A. (2018). Media sosial Instagram dan perubahan gaya berbusana mahasiswi. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Haag, S., & Keen, P. (1996). Information technology: Tomorrow's advantage today. McGraw-Hill.

Hudri, A. (2020). Badai politik uang dalam demokrasi lokal. Inteligensia Media.

Karim, A. A. (2014). Ekonomi mikro Islam. PT. Rajawali Pers.

Kasmadi, & Sunariah, N. S. (2013). Panduan modern penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education Limited.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Manajemen pemasaran (edisi ke-13). Erlangga.

Nasrullah, R. (2016). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Payadnya, I. P. A. A., & Jayantika, I. G. N. T. (2018). Panduan penelitian eksperimen beserta analisis statistik dengan SPSS. CV Budi Utama.

Priyatno, D. (2014). Pengolah data terpraktis. Andi Offset.

Prahastiwi, U. (2011). Media sosial, new media dan gender dalam pusaran teori komunikasi. Aspikom.

Putri, N. K. (2022). TikTok sebagai referensi fashion style Generasi Z. Skripsi, Universitas Pasundan.

Ramadani, R. (2024). Perilaku fashion pada mahasiswa. Karimah Tauhid.

Stone, E. (2008). The dynamics of fashion (3rd ed.). Fairchild Books.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumolang, N. (2023). The role of information technology in Z generation behavior change in dealing with conflict. International Journal of Information Technology and Education (IJITE).

Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Sekretariat Negara.

Wahyu, R. (2017). Ilmu sosial dasar. CV Pustaka Setia.

Downloads

Published

18-06-2026

How to Cite

Tawaang, K. G., Rogahang, S. S. N. ., & Tangkere, T. F. S. . (2026). PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PREFERENSI BERBUSANA PADA KALANGAN MUDA DI DESA RANOIAPO KECAMATAN RANOYAPO. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 33005–33011. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11665

Issue

Section

Articles