Peran Guru Kelas dalam Mewujudkan Pembelajaran Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1164Keywords:
Guru Kelas, Pembelajaran Inklusif, Anak Berkebutuhan KhususAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran guru kelas dalam melaksanakan pembelajaran inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilengkapi studi pustaka, observasi, dan wawancara terhadap guru serta peserta didik ABK, penelitian ini menggali berbagai strategi adaptif, fungsi moral dan emosional guru, sinergi dengan orang tua serta guru pendamping, serta hambatan dalam implementasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki peran krusial sebagai fasilitator, penggerak motivasi, dan konselor — mereka mampu mengelola keberagaman siswa melalui pengaturan kelas yang inklusif, pembentukan karakter positif, serta adaptasi metode pengajaran sesuai kebutuhan masing-masing anak. Dukungan dari guru pendamping dan kolaborasi dengan orang tua terbukti meningkatkan efektivitas proses belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan khusus, keterbatasan sarana dan prasarana, serta persepsi masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat tergantung pada peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas memadai, dan peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya inklusi.
References
Abdullah Ali. (2022). Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas. Jurnal Eksperimental : Media Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 10(2), 20–27.
Amala, A. K., & Kaltsum, H. U. (2021). Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5213–5220.
Daulay, N. A., Mayanjani, T., Wulandari, S., & Darmayanti, N. (2023). Pentingnya Mengenali Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras. Journal Of Social Science Research, 3(3), 3652–3658.
Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Masaliq, 2(1), 26–42.
Farah, A. (2022). Panduan Pendidikan Inklusif. In Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Hajar, S. (2017). Analisis Kajian Teoritis Perbedaan, Persamaan dan Inklusi dalam Pelayanan Pendidikan Dasar Bagi Anak berkebutuhan Khusus (ABK),. Mitra Swara Ganesha, 4.
Journal of Multidisciplinary Sciences, 1(3), 315-332.
Khairun Nisa, Mambela, S., & Badiah, L. I. (2018). Karakteristik Dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 33–40.
Lattu, D. (2018). Peran Guru Bimbingan dan Konseling pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 02(01), 61–67. http://ojs.unpatti.ac.id/index.php/bkt
Marienzi, R. (2012). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Angka Melalui Metode Multisensori Bagi Anak Autis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(3), 320–331.
Non-inklusi, P. (2022). Jurnal basicedu. 6(5), 9096–9104.
Nuraeni, N., & Gunawan, I. M. S. (2022). Sosialisasi Pendidikan Inklusif Dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Community : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 119–123.
Nurfadhillah, S., Syariah, E. N., Mahromiyati, M., & Nurkamilah, S. (2021). Analisis Karakteristik Anak Berkebetuhan Khusus (Autisme) Di Sekolah Inklusi SDN 3 Cipondoh. Jurnal Pendidikan Dan Sains, 3, 459–465.
Nurhayati. (2014). Perbedaan Pengaruh Fungsi Guru ( Guru Bidang Studi Dengan Guru Kelas ) Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Formatif 4(2): 140-149,2014, 4(2), 140-149.
Prastiwi, Z., & Abduh, M. (2023). Implementasi Pembelajaran Inklusi di Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 668–682.
Rasyada, A., Zulfah, R., & Hasanah, U. (2022). Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di SDLBN 1 Amuntai. Islamic Education, 1(1), 2.
Setiawati, F. A., & Nai’mah. (2020). Mengenal konsep-konsep anak berkebutuhan khusus dalam Paud. Program Studi PGRA, 6(2), 193–208.
Siaahan Hasnah , Armanila, V. (2022). Studi Kasus : Penanganan Anak Tunadaksa (Cerebral Palsy). PELANGI: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 4(1), 1–8.
Soefarto, B., & Nerawati, N. G. A. A. (2023). Ethics And Social Procedures In Lontara Pappaseng As A Guideline And Philosophy Of Life Of Buginese Society In South Sulawesi:(An Exploration of Buginese Philosophy in Expressions). International
Subatas, A. P. (2021). Setting Pembelajaran Di Sekolah Dasar Inklusi. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 1–4.
Suharsiwi. (2017). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Surabaya: CV Prima Print.
Una, L. M. W., Beku, V. Y., & Soro, V. M. (2023). Pendekatan Layanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(1), 1–10.
Yuwono, I., & Mirnawati. (2021). Strategi Pembelajaran Kreatif dalam Pendidikan Inklusi di Jenjang sekolah Dasar. Jurnal https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1108 Basicedu 5(4), 2015–2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Nur Saputri, Eka Alfiana, Najwa Salsabila, Rahma Dwi Putri, Dea Mustika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







