Crowdfunding Di Negara-Negara Islam: Peluang, Tantangan, Dan Perkembangannya
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11618Keywords:
Crowdfunding, Keuangan Syariah, Negara Islam, Fintech, Inklusi Keuangan, Wakaf DigitalAbstract
Crowdfunding telah berkembang pesat sebagai alternatif pembiayaan modern yang mempertemukan pemilik proyek dengan investor atau donatur melalui platform digital. Di negara-negara Islam, perkembangan crowdfunding tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknologi dan ekonomi, tetapi juga oleh prinsip-prinsip syariah yang menjadi landasan keuangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan crowdfunding di berbagai negara mayoritas Muslim, termasuk Malaysia, Indonesia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan negara-negara Timur Tengah lainnya, serta menganalisis model-model crowdfunding yang sesuai dengan prinsip syariah seperti equity crowdfunding berbasis mudharabah, musyarakah, dan platform wakaf digital. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan dan analisis komparatif, penelitian ini menemukan bahwa crowdfunding syariah memiliki potensi besar untuk mendorong inklusi keuangan, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan sektor sosial melalui dana zakat dan wakaf berbasis teknologi. Namun demikian, berbagai tantangan seperti regulasi yang belum seragam, tingkat literasi digital yang bervariasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap platform digital masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi lintas negara, penguatan literasi keuangan digital berbasis syariah, dan kolaborasi antara lembaga keuangan Islam dan platform teknologi finansial untuk mengoptimalkan potensi crowdfunding di dunia Islam.
References
Abdulsalam, I., & Mustafa, D. (2021). Islamic Crowdfunding: A Tool for Enhancing Financial Inclusion.
Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 17(3), 45–62.
Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI). (2020). Sharia Standards for Islamic Finance Institutions. Manama: AAOIFI.
Belleflamme, P., Lambert, T., & Schwienbacher, A. (2014). Crowdfunding: Tapping the right crowd. Journal of Business Venturing, 29(5), 585–609. https://doi.org/10.1016/j.jbusvent.2013.07.003
Badan Wakaf Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Wakaf Digital Indonesia 2022. Jakarta: BWI.
Dubai Financial Services Authority (DFSA). (2021). Regulatory Framework for Loan and Investment-Based Crowdfunding. Dubai: DFSA.
Hamdan, R., Hussin, N., & Rashid, M. (2020). Crowdfunding in Islamic Finance: A Systematic Literature Review. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Banking, 13(4), 771–789.
Islamic Development Bank (IsDB). (2023). Islamic Finance Development Report 2023. Jeddah: IsDB Group.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Cash Waqf Linked Sukuk: Inovasi Instrumen Sosial Keuangan Islam. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.
Mohd Thas Thaker, M. A. (2018). A qualitative inquiry into Islamic crowdfunding as a socially responsible investment. Qualitative Research in Financial Markets, 10(2), 190–210.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2020). POJK No. 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. Jakarta: OJK.
Securities Commission Malaysia. (2022). Annual Report on Equity Crowdfunding and Peer-to-Peer Lending 2022. Kuala Lumpur: SC Malaysia.
Umar, M., & Sun, G. (2016). Non-performing loans (NPLs), liquidity creation, and moral hazard: Case of Chinese banks. China Finance Review International, 6(1), 1–22.
Wahjono, S. I., Mariana, A., Rahim, A. R., Rasulong, I., & Yani, T. I. (2020). Perilaku Organisasi. PT RajaGrafindo Persada.
World Bank. (2022). Financial Inclusion Database: Global Findex 2021. Washington, D.C.: World Bank Group.
Zain, N. R. M., & Engku Ali, E. R. A. (2017). Potential of Waqf Crowdfunding Mechanism for Education Sector. SHS Web of Conferences, 36, 00009. https://doi.org/10.1051/shsconf/20173600009
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Hamid Ziyadatullah, Rafli Aldo Adriano, Helmi Helmi, Sentot Imam Wahjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





