Efektivitas Implementasi Otonomi Khusus Di Papua:Studi Terhadap Pembangunan Daerah Dan Perkembangan Sosial

Authors

  • Alfarizi Hafizh Ardani Universitas Tidar
  • Gamma Bintang Anugrah Universitas Tidar
  • Sandy Darmawan Universitas Tidar
  • Hikmatyar Ramadhani Mustofa Ilham Universitas Tidar
  • Muhammad ahsanal Amri Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11409

Keywords:

Otonomi Khusus, Papua, Desentralisasi Asimetris, Pembangunan Daerah, IPM.

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi otonomi khusus di Provinsi Papua sebagai bentuk desentralisasi asimetris yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah dengan karakteristik khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan otonomi khusus serta dampaknya terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan otonomi khusus memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah daerah Papua dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Kebijakan ini juga bertujuan meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan memberdayakan masyarakat asli Papua. Namun, implementasi otonomi khusus masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketimpangan pembangunan antarwilayah dan belum meratanya kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan, evaluasi, dan optimalisasi kebijakan agar tujuan otonomi khusus dapat tercapai secara efektif.

 

References

Achmady, L. (2020). “Kekhususan” otonomi khusus Papua. Jurnal Dinamis, 17(1), 81–88.

Ayunda, R. (2021). Dampak rill implementasi status otonomi khusus di Provinsi Papua, Indonesia: Kajian hukum perspektif good governance. Jurnal Komunikasi Hukum, 7(1), 387–402.

Lamere, M. (2024). Dampak otonomi khusus pada pembangunan ekonomi di Papua. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 240–247.

Wibowo, U. T., & Tukiran. (2003). Perkembangan kesejahteraan penduduk di Provinsi Papua. Populasi, 14(1), 55–64.

Bao, B., Paramma, P., Nurak, A., & Ayomi, H. V. (2024). Analisis praktek korupsi dalam implementasi otonomi khusus di Papua. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 6917–6927.

Muddin, A. A., & Azis, Y. Z. (2025). Dampak otonomi khusus terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat adat di Papua Selatan. Journal of Law, 1(2), 76–84.

(Khusus, n.d.)Imam, R., Hafis, A., & Riau, U. I. (n.d.). Jurnal Penelitian Administrasi Publik │ Vol 5 No. 2 Desentralisasi Asimetris: Kemiskinan Ditengah Kelimpahan Otonomi Khusus Papua. 5(2), 1180–1192.

Khusus, O. (n.d.). Otonomi khusus papua.

Downloads

Published

15-06-2026

How to Cite

Ardani, A. H., Anugrah, G. B. ., Darmawan, S. ., Ilham, H. R. M. ., & Amri, M. ahsanal . (2026). Efektivitas Implementasi Otonomi Khusus Di Papua:Studi Terhadap Pembangunan Daerah Dan Perkembangan Sosial. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 32196–32199. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.11409

Issue

Section

Articles