Hubungan Literasi Digital Ibu Hamil Dengan Kemampuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Tanjung Morawa
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v4i2.11171Keywords:
Literasi Digital, Ibu Hamil, Deteksi Dini, Tanda Bahaya Kehamilan, Kesehatan MaternalAbstract
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan maternal. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan merupakan faktor krusial dalam mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Di era digital, literasi digital menjadi kompetensi penting yang berpotensi meningkatkan akses informasi kesehatan bagi ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital ibu hamil dengan kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Tanjung Morawa. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal di Puskesmas Tanjung Morawa pada bulan Agustus 2024. Sampel berjumlah 68 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (55,9%) memiliki tingkat literasi digital sedang, dan 52,9% memiliki kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan yang cukup. Uji Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi digital dengan kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan (rₛ = 0,624; p-value = 0,000 < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang bermakna antara literasi digital ibu hamil dengan kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Tanjung Morawa. Semakin tinggi literasi digital ibu hamil, semakin baik kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Hasil penelitian ini merekomendasikan penguatan program promosi kesehatan berbasis digital di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2023). Laporan survei penetrasi & profil perilaku pengguna internet Indonesia 2022-2023. APJII.
Dewi, S. R., & Pratiwi, A. (2023). Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Helvetia Medan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Sumatera Utara, 6(1), 28-37. https://doi.org/10.32734/jkmu.v6i1.1245
Fitriani, N., & Lubis, Z. (2022). Analisis determinan kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ilmu Kebidanan, 10(2), 112-121. https://doi.org/10.36842/jik.v10i2.312
Gilster, P. (2021). Digital literacy: A practical guide to internet skills (4th ed.). Wiley Publishing.
Handayani, T., & Setiawan, B. (2022). Hubungan penggunaan aplikasi kesehatan digital dengan kemampuan pengenalan risiko kehamilan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 45-54. https://doi.org/10.36419/jkebin.v13i1.512
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir di era adaptasi kebiasaan baru. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kemenkes RI.
Nasution, R. A., Hasibuan, L. S., & Sitorus, M. (2022). Literasi digital dan pemanfaatan informasi kesehatan pada ibu hamil di Kota Medan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 87-96. https://doi.org/10.36913/jik.v14i2.643
Nurhayati, E., Kusmiyati, Y., & Astuti, D. P. (2023). Hubungan literasi digital dengan pengetahuan kesehatan kehamilan pada ibu hamil di Jawa Barat. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 19(1), 55-65. https://doi.org/10.31101/jkka.v19i1.2154
Prawirohardjo, S. (2021). Ilmu kebidanan Sarwono Prawirohardjo (Edisi ke-5). Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rahmawati, D., & Santoso, H. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan literasi digital ibu hamil di Jawa Tengah: Studi analitik korelasional. Jurnal Kesehatan Vokasional, 8(2), 134-145. https://doi.org/10.22146/jkesvo.78213
Siregar, F. A., Lubis, N. L., & Nasution, S. (2022). Gambaran kemampuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Kabupaten Deli Serdang tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 201-210. https://doi.org/10.15294/kemas.v10i3.4521
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.
Wardhani, R. S., Mulyani, S., & Kristiana, L. (2022). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap literasi digital ibu hamil dalam mengakses informasi kesehatan. Buletin Penelitian Kesehatan, 50(4), 289-298. https://doi.org/10.22435/bpk.v50i4.6123
Wulandari, P., & Fitriani, N. H. (2022). Literasi digital dan pengambilan keputusan kesehatan pada ibu hamil: Studi di fasilitas kesehatan primer Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 119-130. https://doi.org/10.22435/jkr.v13i2.7890
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rohmatun Rohmatun, Barirah Barirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





