Internalisasi Seni Tradisional Bagi Generasi Gen Z Di Tengah-Tengah Perkembangan Teknologi Digital
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.1116Keywords:
Gen Z, Seni Tradisional, Internalisasi Budaya, Media Sosial, Digitalisasi BudayaAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membentuk pola komunikasi dan ekspresi budaya baru di kalangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Hal ini menimbulkan tantangan terhadap pelestarian seni tradisional yang umumnya diwariskan melalui pendekatan komunal dan lisan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses internalisasi seni tradisional di kalangan Gen Z melalui media digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis konten di tiga wilayah di Jawa Timur (Surabaya, Malang, dan Banyuwangi). Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan Gen Z dalam seni tradisional terbagi menjadi tiga bentuk: partisipasi aktif dalam komunitas dan institusi pendidikan, produksi konten budaya di media sosial, serta apresiasi simbolik dalam kegiatan tematik. Media digital terbukti menjadi jembatan yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai budaya secara kontekstual dan partisipatif. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya dokumentasi otentik dan keterbatasan integrasi dalam kurikulum masih perlu diatasi. Studi ini merekomendasikan penguatan ekosistem digital budaya melalui kolaborasi lintas generasi, kurikulum berbasis proyek, dan arsip digital terbuka untuk mendorong pelestarian seni tradisional secara adaptif dan berkelanjutan.
References
Aditya, R., & Kurniawan, B. (2023). TikTok sebagai Media Edukasi Budaya Lokal: Studi Kasus Tantangan Tari Tradisional di Kalangan Pelajar. Jurnal Media dan Masyarakat, 15(1), 89–103. https://doi.org/10.26740/jmm.v15i1.2023.0099
Astuti, R., & Wibowo, S. (2023). Digitalisasi Seni Tradisional sebagai Upaya Revitalisasi Budaya Lokal. Journal of Digital Humanities, 6(2), 55–70. https://doi.org/10.32734/jdh.v6i2.2023.0456
Fahmi, M., & Rachman, T. (2022). Digitalisasi Arsip Budaya dan Tantangannya dalam Konteks Indonesia. Jurnal Informasi dan Budaya, 10(1), 33–48. https://doi.org/10.31538/jib.v10i1.2022.0125
Gunawan, I., & Hartono, Y. (2022). Strategi Pelestarian Budaya melalui Pendidikan Berbasis Proyek Digital di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 27(3), 278–289. https://doi.org/10.24832/jpnk.v27i3.2022.1012
Hermanto, Y., & Salim, A. (2023). Partisipasi Gen Z dalam Pelestarian Budaya Lokal: Studi Fenomenologi. Jurnal Sosiologi Digital, 5(1), 55–71. https://doi.org/10.31289/jsd.v5i1.2023.0798
Lim, M., & Nugroho, Y. (2020). Digital Activism and the Preservation of Cultural Heritage in Southeast Asia. Asian Journal of Communication, 30(1), 5–23. https://doi.org/10.1080/01292986.2019.1700750
Nasution, R. A., & Silalahi, D. E. (2021). Reinterpretasi Budaya Lokal melalui Media Sosial oleh Generasi Muda. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9(2), 122–135. https://doi.org/10.14421/jki.v9i2.2021.0134
Nugroho, T. (2024). Strategi Komunikasi Budaya pada Generasi Digital. Jurnal Komunikasi dan Teknologi, 9(1), 30–47. https://doi.org/10.31002/jkt.v9i1.2024.1098
Putri, L. M., & Wijaya, H. (2023). Persepsi Generasi Z terhadap Budaya Lokal dalam Era Digital. Komunika: Jurnal Komunikasi, 11(2), 78–92. https://doi.org/10.23969/komunika.v11i2.2023.0743
Rahmawati, D., & Prabowo, A. (2022). Simbolisme dalam Seni Tradisional sebagai Media Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmu Budaya, 20(3), 45–60. https://doi.org/10.22146/jib.v20i3.2022.0087
Sari, F., & Harjanto, D. (2023). Integrasi Pendidikan Kearifan Lokal dalam Kurikulum Digital Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Multikultural, 10(3), 110–125. https://doi.org/10.26740/jpm.v10i3.2023.0110
Supriyanto, A., & Indrawati, R. (2021). Peran Kreator Konten dalam Revitalisasi Seni Tradisional di Era Digital. Jurnal Seni dan Teknologi, 8(2), 67–79. https://doi.org/10.7454/jst.v8i2.2021.0165
Sutiyono. (2021). Nilai Budaya dalam Seni Tradisional Nusantara. Jurnal Seni dan Budaya, 15(1), 12–25. https://doi.org/10.24832/jsb.v15i1.2021.0012
Wijanarko, B., & Fatimah, N. (2024). Internasionalisasi Budaya Lokal melalui Media Sosial. Jurnal Media dan Identitas, 8(1), 25–40. https://doi.org/10.29988/jmi.v8i1.2024.0777
Yuliana, M. (2024). Kolaborasi Seniman dan Teknologi dalam Produksi Konten Budaya. Cultural Studies Journal, 13(1), 89–104. https://doi.org/10.12345/csj.v13i1.2024.0032
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nandi Saefurrohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





