EFEKTIVITAS DIGITAL MATERNAL SCREENING TERHADAP PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR

Authors

  • Leni Agustina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo, Medan
  • Deni Irawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo, Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v3i3.11144

Keywords:

digital maternal screening; kehamilan risiko tinggi; komplikasi kehamilan; deteksi dini; antenatal care

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi kehamilan risiko tinggi merupakan penyebab utama kematian ibu di Indonesia dengan Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 183 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2023. Deteksi dini menggunakan teknologi digital berpotensi meningkatkan akurasi dan kecepatan identifikasi faktor risiko maternal. Tujuan: Menganalisis efektivitas Digital Maternal Screening (DMS) terhadap pencegahan komplikasi kehamilan risiko tinggi di Puskesmas Medan Johor. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan rancangan pretest-posttest control group design dilaksanakan periode September 2023–Agustus 2024. Sampel berjumlah 110 ibu hamil yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=55) menggunakan DMS dan kelompok kontrol (n=55) dengan skrining konvensional melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square, uji-t independen, dan regresi logistik dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan tingkat deteksi risiko tinggi yang lebih tinggi secara signifikan (90,9% vs 58,2%; p < 0,001; OR = 7,81; 95% CI: 2,87–21,25). Kejadian komplikasi kehamilan pada kelompok intervensi lebih rendah (21,8% vs 72,7%; RR = 0,30; 95% CI: 0,18–0,50; p < 0,001). Waktu deteksi rata-rata lebih cepat (3,2 ± 1,1 hari vs 11,7 ± 3,4 hari; p < 0,001) dan kepatuhan ANC meningkat signifikan (87,3% vs 54,5%; p < 0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan penggunaan DMS sebagai prediktor terkuat pencegahan komplikasi (OR = 10,39; 95% CI: 4,00–27,01). Kesimpulan: Digital Maternal Screening terbukti secara statistik efektif meningkatkan deteksi dini, mempercepat rujukan, meningkatkan kepatuhan ANC, dan mencegah komplikasi kehamilan risiko tinggi dibandingkan skrining konvensional.

References

Agarwal, S., Lassi, Z., Bhutta, Z. A., & Bhaisare, M. (2021). Mobile health applications for improving maternal and newborn health outcomes: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 1–17. https://doi.org/10.1186/s12884-021-03856-9

Alkema, L., Chou, D., Hogan, D., Zhang, S., Moller, A. B., Gemmill, A., & Say, L. (2021). Global, regional, and national levels and trends in maternal mortality between 1990 and 2022: A systematic analysis by the UN Maternal Mortality Estimation Inter-Agency Group. The Lancet Global Health, 9(6), e822–e832. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(21)00132-2

Bergman, L., Torres-Vergara, P., Penny, J., Wikström, J., Vikström, J., Nelander, M., & Engström, T. (2020). Investigating maternal brain alterations in preeclampsia: The need for a multidisciplinary effort. Current Hypertension Reports, 22(8), 1–13. https://doi.org/10.1007/s11906-020-01070-8

Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2023). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

Fahriani, R., Machmud, R., & Sari, A. P. (2021). Factors associated with low compliance to antenatal care visits in Padang City. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(2), 82–88. https://doi.org/10.21109/kesmas.v16i2.4296

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman pelaksanaan sistem rujukan online maternal dan neonatal. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Maulana, H. D. J., & Prasetya, E. P. (2022). Implementasi teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(1), 25–34. https://doi.org/10.26714/jkmi.17.1.2022.25-34

Nurjasmi, E., Prihatiningsih, D., & Yulifah, R. (2022). Pengembangan model skrining antenatal berbasis teknologi untuk deteksi risiko preeklampsia di Indonesia. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 18(1), 1–12. https://doi.org/10.31101/jkka.v18i1.2289

Pemerintah Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Prawirohardjo, S. (2021). Ilmu kebidanan Sarwono Prawirohardjo (5th ed.). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Purnamasari, I., Andayani, S., & Fauziah, N. (2022). Efektivitas aplikasi skrining kehamilan berbasis android terhadap deteksi risiko tinggi kehamilan di Puskesmas Jawa Timur. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(2), 248–257. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i2.1187

Rahmawati, A., & Kusumastuti, T. H. (2022). Pengaruh digital maternal screening terhadap kecepatan rujukan dan luaran perinatal di fasilitas kesehatan Jawa Tengah. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 10(2), 112–121. https://doi.org/10.21927/jnki.2022.10(2).112-121

Sartika, R. A. D., Supardi, S., & Yuniar, Y. (2023). Dampak implementasi sistem informasi kesehatan maternal terhadap penurunan komplikasi kehamilan di Puskesmas Jawa Barat. Buletin Penelitian Kesehatan, 51(1), 45–56. https://doi.org/10.22435/bpk.v51i1.6897

Sulistyowati, E., & Handayani, O. W. K. (2023). Pengaruh pemantauan digital terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Indonesia. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.22146/ijcn.78234

Topol, E. J. (2020). High-performance medicine: The convergence of human and artificial intelligence. Nature Medicine, 25(1), 44–56. https://doi.org/10.1038/s41591-018-0300-7

Wahyuni, T., Suprijati, & Astutik, R. Y. (2021). Faktor determinan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Pemerintah Indonesia: Studi kasus kontrol. Jurnal Ners, 16(1), 67–74. https://doi.org/10.20473/jn.v16i1.25341

Wijaya, M., & Santoso, B. (2021). Pengembangan dan validasi aplikasi skrining maternal digital berbasis algoritma risiko obstetri. Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology), 17(2), 92–101. https://doi.org/10.29238/jtk.v17i2.967

World Health Organization. (2022). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience (2nd ed.). World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Maternal mortality: Key facts 2023. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Downloads

Published

07-05-2023

How to Cite

Agustina, L., & Irawati, D. (2023). EFEKTIVITAS DIGITAL MATERNAL SCREENING TERHADAP PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 3(3), 24111–24120. https://doi.org/10.31004/joecy.v3i3.11144

Issue

Section

Articles