Model Smart Posyandu Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Ibu Dan Anak Pada Program 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Klinik Pratama Hanna Kasih
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v3i3.11141Keywords:
Smart Posyandu; deteksi dini; risiko tinggi; 1000 hari pertama kehidupan; kesehatan ibu dan anakAbstract
Latar Belakang: Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia masih menjadi permasalahan kesehatan utama. Deteksi dini risiko tinggi pada ibu dan anak selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan kunci dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas. Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memerlukan inovasi berbasis teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pemantauan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Model Smart Posyandu dalam deteksi dini risiko tinggi ibu dan anak pada program 1000 HPK. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan quasi-experimental (pre-post test design) dilaksanakan di Klinik Pratama Hanna Kasih, Medan, periode September 2023 hingga Agustus 2024. Sampel berjumlah 75 ibu dan anak usia 0–24 bulan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Implementasi Smart Posyandu meningkatkan tingkat deteksi risiko tinggi ibu dari 50,7% menjadi 68,0% (p=0,001) dan pada anak dari 46,7% menjadi 64,0% (p=0,000). Penggunaan Smart Posyandu (OR=5,01; 95% CI: 2,11–11,90) dan frekuensi kunjungan posyandu (OR=6,34; 95% CI: 2,32–17,31) merupakan faktor dominan dalam deteksi dini risiko tinggi. Kesimpulan: Model Smart Posyandu terbukti efektif meningkatkan deteksi dini risiko tinggi ibu dan anak serta mendukung keberhasilan program 1000 HPK. Diperlukan perluasan implementasi pada fasilitas kesehatan primer lainnya.
References
Adisasmito, W., & Besral. (2021). Analisis faktor determinan kematian ibu di Indonesia: Pendekatan multivariat. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.7454/epidkes.v5i1.3982
Ariyani, F., Soewondo, P., & Harimurti, P. (2022). Digital health interventions for maternal and child health in low- and middle-income countries: A systematic review. BMC Health Services Research, 22(1), 45–61. https://doi.org/10.1186/s12913-022-07853-4
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2022). Rencana aksi nasional pangan dan gizi 2021–2025. Bappenas RI.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022. BPS RI.
Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut). (2022). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2022. Dinkes Sumut.
Hapsari, D., Widyastuti, N., & Puspita, L. (2023). Efektivitas pemantauan digital tumbuh kembang anak terhadap penurunan prevalensi stunting di Jawa Timur. Jurnal Gizi dan Pangan, 18(2), 89–102. https://doi.org/10.25182/jgp.2023.18.2.89
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kemenkes RI.
Laksono, A. D., Wulandari, R. D., & Ridwan, M. (2023). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pemantauan ibu hamil risiko tinggi di Kalimantan Selatan. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 26(1), 21–30. https://doi.org/10.22435/hsr.v26i1.5231
Maharani, A., Prasetyo, H., & Suryani, D. (2023). Efektivitas sistem informasi Posyandu berbasis android terhadap deteksi dini anemia ibu hamil. Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.31947/jib.v12i1.3412
Nugroho, F. A., Rahmawati, I., & Fitriani, A. (2022). Pengaruh aplikasi mHealth terhadap cakupan pemantauan gizi balita di Puskesmas Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(2), 112–121. https://doi.org/10.21109/kesmas.v17i2.6124
Oktarina, O., Budiman, & Arifin, A. (2021). Faktor risiko komplikasi persalinan dan efektivitas deteksi dini pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.22435/kespro.v12i1.3865
Pradana, A. A., Nugroho, H. S. W., & Dewi, Y. L. R. (2023). Smart Posyandu: Rancangan aplikasi berbasis android untuk pemantauan tumbuh kembang anak dan ibu hamil. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Kesehatan, 4(2), 78–91. https://doi.org/10.33633/jtsik.v4i2.7231
Prasetyo, B., Arifin, M. H., & Wahyuningsih, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan teknologi mHealth pada tenaga kesehatan di Indonesia: Analisis Technology Acceptance Model. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 87–98.
Rahman, A., & Abdullah, N. (2022). Effectiveness of digital reminder systems on childhood immunization coverage: A quasi-experimental study. Vaccine, 40(18), 2634–2641. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2022.03.021
Rahmawati, E., & Dewi, A. P. (2022). Telehealth intervention for maternal health monitoring in rural Indonesia: A mixed-methods study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(12), 7145. https://doi.org/10.3390/ijerph19127145
Sulistyorini, C. I., Andriani, R., & Kusumawati, E. (2022). Revitalisasi posyandu melalui integrasi digital: Tantangan dan peluang di era transformasi kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 33–45. https://doi.org/10.20473/jaki.v10i1.2022.33
Titaley, C. R., Dibley, M. J., & Roberts, C. L. (2020). Risk factors for delayed initiation and non-exclusive breastfeeding in Indonesia: A secondary analysis of the Indonesia Demographic and Health Survey 2012. Maternal & Child Nutrition, 16(3), e12911. https://doi.org/10.1111/mcn.12911
Tran, B. X., Nghiem, S., Chung, R. Y., & Latkin, C. A. (2022). Digital health interventions for improving maternal and child health outcomes in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. PLOS ONE, 17(6), e0269573. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0269573
UNICEF. (2023). The first 1,000 days: Nutrition in early life. UNICEF.
Venkatesh, V., Thong, J. Y., & Xu, X. (2020). Unified theory of acceptance and use of technology: A synthesis and the road ahead. Journal of the Association for Information Systems, 17(5), 328–376.
Victora, C. G., Adair, L., Fall, C., Hallal, P. C., Martorell, R., Richter, L., & Sachdev, H. S. (2022). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609), 340–357. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)61692-4
Wardhani, D., Amalia, R., & Nugraha, D. H. (2023). Kesiapan organisasi dalam adopsi digital health di puskesmas dan klinik pratama Indonesia. Jurnal Sistem Kesehatan, 8(3), 156–168. https://doi.org/10.24198/jsk.v8i3.42917
Widyastuti, R. H., Setiawati, S., & Mulyono, W. A. (2022). Desain dan pengujian aplikasi Smart Posyandu untuk deteksi dini risiko tinggi ibu hamil berbasis Android. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(1), 11–22.
World Health Organization (WHO). (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. WHO.
Wuryandari, A. G., & Astuti, S. (2023). Cakupan deteksi dini risiko tinggi kehamilan di fasilitas kesehatan tingkat pertama: Studi lintas daerah di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 67–78
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noer Desmie, Leni Agustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





