Doodling sebagai Sarana Ekspresi Kreatif: Peran, Apresiasi, dan Hambatan dalam Pendidikan Sekolah

Authors

  • irvan prana universitas pendidikan indonesia
  • Tri Karyono
  • Yukki Setiawan

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1108

Keywords:

Doodling, Kreativitas Siswa, Apresiasi Sosial, Etnopedagogi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena doodling atau mencoret-coret yang sangat umum dilakukan oleh pelajar selama proses belajar, namun sering dianggap sebagai gangguan oleh institusi pendidikan formal. Tujuan penelitian adalah untuk memahami peran doodling dalam pengembangan kreativitas siswa, hambatan yang dihadapi, serta bagaimana apresiasi sosial dan kebijakan sekolah memengaruhi ekspresi kreatif tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap pelajar dan guru seni rupa. Temuan utama menunjukkan bahwa doodling merupakan ekspresi kreatif yang penting dan berkontribusi pada motivasi serta identitas kreatif siswa, namun seringkali bertentangan dengan norma dan kebijakan sekolah yang konservatif. Selain itu, kekurangan guru seni yang kompeten menjadi hambatan signifikan dalam pengembangan bakat visual siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kreativitas visual dalam kurikulum, pelatihan guru seni yang lebih intensif, serta pendekatan yang menghargai budaya lokal dan komunitas belajar yang mendukung kreativitas. Kesimpulannya, mendukung ekspresi kreatif seperti doodling sangat penting untuk mengembangkan potensi siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi industri kreatif masa depan.

 

 

Kata Kunci : Doodling, Kreativitas Siswa, Apresiasi Sosial, Etnopedagogi.

References

Andrade, J. (2010). What does doodling do?. Applied Cognitive Psychology: The Official Journal of the Society for Applied Research in Memory and Cognition, 24(1), 100-106. https://doi.org/10.1002/acp.1561

A’yuna, Q. (2015). Kontribusi peran orangtua dan guru mata pelajaran terhadap pengembangan kreativitas siswa. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 1- 19. http://dx.doi.org/10.22373/je.v1i1.314

Azhar, M., & Wahyudi, H. (2024). Motivasi belajar: Kunci pengembangan karakter dan keterampilan siswa. Uluwwul Himmah Educational Research Journal, 1(1), 1-15. https://www.irbijournal.com/index.php/uherj/article/view/90

Azhar, M., & Wahyudi, H. (2024). Motivasi belajar: Kunci pengembangan karakter dan keterampilan siswa. Uluwwul Himmah Educational Research Journal, 1(1), 1-15. https://www.irbijournal.com/index.php/uherj/article/view/90

Fitria, E., Suratmi, M., Ulumiyah, N., & Hudori, D. P. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Finger Painting. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 196-210. http://dx.doi.org/10.31000/ceria.v13i2.10822

Karina, M., Bila, N. S., Primantari, R., Tara, J. D., Rahmawati, A. F., Murti, N. W., & Novita, M. V. (2021). Gen Z insights: Perspective on education. Unisri Press

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439. https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/275

Maria, V., Rizky, S. D., & Akram, A. M. (2024). Mengamati Perkembangan Teknologi dan Bisnis Digital dalam Transisi Menuju Era Industri 5.0. Wawasan: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 2(3), 175-187. https://doi.org/10.58192/wawasan.v2i3.2239

Nadhifah, L., & Pamungkas, J. (2023). Multicultural Party sebagai Media Apresiasi Pendidikan Seni Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7568-7578.

Novianti, A., & Primana, L. (2022). Faktor-faktor keluarga yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4367-4391.

Prasetyo, A. (2018). Kualifikasi Peran Dan Hambatan Guru Dalam Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini. Educreative Jurnal Kreativitas Anak, 1(1), 145-159.

Ramadhan, E. H., & Hindun, H. (2023). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk membantu siswa berpikir kreatif. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(2), 43-54. https://doi.org/10.55606/protasis.v2i2.98

Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan analisis konten dan analisis tematik. dalam Forum Ilmiah, 19(1), 68-76

Sabila, N., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2025). Pelestarian nilai budaya melalui pendidikan di tengah arus globalisasi. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(4), 7641-7651. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/3235

Sa'ida, N. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kreativitas anak. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 101-110. https://doi.org/10.19105/kiddo.v4i2.9400

Sholikhah, A. (2016). Statistik deskriptif dalam penelitian kualitatif. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 342-362. https://doi.org/10.24090/komunika.v10i2.953

Silvina, D., Shalshabila, S., & Gusmaneli, G. (2025). Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Peserta Didik di Era Teknologi. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 91-103. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v3i2.2616

Syifa, A., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan Karakter Islami Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Berdasarkan Pemikiran Sosial Imam Al-Ghazali. Social Studies In Education, 2(2), 107-122. https://doi.org/10.15642/sse.2024.2.2.107-122

Umar, H., & Masnawati, E. (2024). Peran lingkungan sekolah dalam pembentukan identitas remaja. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 191-204. https://doi.org/10.58561/jkpi.v3i2.137

Yusuf, Y. (2024). Pendidikan yang Memerdekakan: Persepektif Freire dan Ki Hajar Dewantara. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 2(2), 55-72. https://doi.org/10.59001/pjier.v2i2.187

Website

Bentaracampus.ac.id. (2025). Indonesia diprediksi kekurangan guru di tahun 2025. https://bentaracampus.ac.id/indonesia-diprediksi-kekurangan-guru-di-tahun2025/

Pardilla, H. Henjilito, R. & Tort-Martorell, X. (2012). Experimentation order in factorial designs: new findings. Journal of Applied Statistics, 39(7), 1577–1591. https://doi.org/10.1080/02664763.2012.661706

Kamp, J. Van Der, et al. (2015). RICYDE. Revista Internacional de Ciencias del Deporte. RICYDE. Revista Internacional de Ciencias Del Deporte, Vol 11(39), 33. https://doi.org/10.5232/ricyde

Downloads

Published

27-06-2025

How to Cite

prana, irvan, Karyono, T. ., & Setiawan, Y. (2025). Doodling sebagai Sarana Ekspresi Kreatif: Peran, Apresiasi, dan Hambatan dalam Pendidikan Sekolah. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 8977–8988. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1108

Issue

Section

Articles