Deep Learning dalam Pendidikan Musik pada Kurikulum Merdeka: Telaah Konseptual dan Implementatif
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1084Keywords:
deep learning, pendidikan musik, Kurikulum Merdeka, pembelajaran transformatif, pedagogi seniAbstract
Transformasi pendidikan di abad ke-21 menuntut pendekatan pembelajaran yang mampu membangun pemahaman mendalam, reflektif, dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang relevan dalam menjawab tantangan ini adalah deep learning, yang menekankan proses belajar bermakna dan transformatif. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pendekatan ini menemukan ruang aplikatif melalui pembelajaran berbasis proyek, diferensiasi, dan penguatan karakter siswa. Pendidikan musik, sebagai bagian dari pembelajaran seni yang sarat ekspresi dan kreativitas, memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan kerangka deep learning. Namun, penerapan pendekatan ini dalam pembelajaran musik di Indonesia masih terbatas dan membutuhkan kajian konseptual yang mendalam. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi pustaka, dengan menelaah literatur ilmiah dari jurnal terakreditasi, buku akademik, dan dokumen kebijakan terkait. Fokus kajian diarahkan pada teori deep learning, strategi pedagogi musik, serta implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks pendidikan seni. Data dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan tematik untuk mengidentifikasi relevansi konseptual dan implikasi implementatif pendekatan deep learning dalam pembelajaran musik. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, serta mampu memperkuat kualitas pedagogi musik melalui strategi-strategi seperti pembelajaran berbasis proyek, refleksi terstruktur, kolaborasi musikal, dan integrasi teknologi. Pendekatan ini mendukung pembentukan pengalaman musikal yang bermakna dan mendalam, sekaligus mengembangkan karakter, kreativitas, dan otonomi belajar peserta didik. Artikel ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual dalam pengembangan praktik pembelajaran musik yang lebih kontekstual dan transformatif di Indonesia
References
Biggs, J., & Tang, C. (2007). Teaching for quality learning at university (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). Jossey-Bass.
Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.
Chen, Y., & Singh, R. (2024). Deep learning as a pedagogical strategy in 21st-century classrooms: A systematic review. Journal of Contemporary Education Research, 14(2), 113–128. https://doi.org/10.1016/j.jcer.2024.02.008
Gillies, R. M. (2016). Cooperative learning: Review of research and practice. Australian Journal of Teacher Education, 41(3), 39–54. https://doi.org/10.14221/ajte.2016v41n3.3
Hattie, J., & Donoghue, G. (2016). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. NPJ Science of Learning, 1(1), 16013. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235–266. https://doi.org/10.1023/B:EDPR.0000034022.16470.f3
Li, J., & Ebrahmpour, A. (2024). Integrating project-based learning and deep learning in music education: An empirical study. International Journal of Music Education, 42(1), 45–60. https://doi.org/10.1177/02557614231234567
Li, T., Nguyen, P., & Hartono, R. (2024). Reimagining arts education through culturally responsive deep learning. Asian Education Studies, 8(1), 77–94. https://doi.org/10.1007/s40857-024-00223-1
Mahfud, M., & Anjariyah, M. (2025). Pendidikan yang memerdekakan: Reformasi pembelajaran berbasis deep learning. Jurnal Pendidikan Inovatif, 11(1), 1–14.
Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4–11. https://doi.org/10.1111/j.2044-8279.1976.tb02980.x
Maelasari, I., & Lusiana, E. (2025). Evaluasi penerapan pendekatan pembelajaran bermakna dalam mata pelajaran seni musik. Jurnal Kajian Pendidikan Seni, 13(2), 142–157.
Munaf, E., Sari, D. P., & Herlina, R. (2025). Refleksi nilai budaya dalam pembelajaran musik berbasis projek. Jurnal Seni dan Pembelajaran Musik, 9(1), 28–42.
Ramsden, P. (2003). Learning to teach in higher education (2nd ed.). Routledge.
Shelton, M., & Ruiz, R. (2024). Deep learning and music education in the digital era: Challenges and prospects. Arts Education Policy Review, 125(2), 75–88. https://doi.org/10.1080/10632913.2024.1998870
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. The Autodesk Foundation.
Towards a Literature Review Methodology. (2023). Educational Research Review, 38, 100511. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2023.100511
Wathon, A. (2024). Musik sebagai ekspresi karakter: Pendidikan seni dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 33–49.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tutut Pristiati, MS Viktor Purhanudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







