Pengaruh Game Online Terhadap Interaksi Sosial Pada Remaja

Authors

  • Suryati Suryati Universitas Negeri Raden Fatah Palembang
  • Tessa Olipia Universitas Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nur Ummi Salma Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Evy Nur’afia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Shinta Agustin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Hani Anggraini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Buay Abu Rizq Alfariz Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rahma Lailatul Fitri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Malika Luthfan Syani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Fakhri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nayla Tri Ayu Lestari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rike Wahyu Pratama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Khoirani Tsabita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Harnida Rizki Utami Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Akhmad Alfarizi Elmendo Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.10818

Keywords:

game online, interaksi sosial, kecanduan game, remaja, teknologi digital

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet pada era digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan remaja, salah satunya dalam penggunaan game online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh game online terhadap interaksi sosial remaja serta dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap remaja yang aktif bermain game online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game online secara berlebihan dapat menyebabkan menurunnya interaksi sosial secara langsung, berkurangnya waktu belajar dan istirahat, serta memengaruhi kondisi psikologis dan akademik remaja. Di samping itu, remaja yang kecanduan game online cenderung lebih individualis, kurang peduli terhadap lingkungan sekitar, dan sulit mengontrol emosi. Namun, game online juga memiliki dampak positif apabila digunakan secara bijak, seperti melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, disiplin, serta memperluas relasi pertemanan. Dengan demikian, pengaruh game online terhadap interaksi sosial remaja bergantung pada intensitas penggunaan dan kemampuan remaja dalam mengontrol waktu bermain sehingga diperlukan pengawasan dari orang tua dan guru agar penggunaan game online tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan.

References

Dewi, N. P. (2014). Hubungan antara intensitas bermain game online dengan interaksi sosial pada remaja. Jurnal Psikologi.

Fakhrozi, M. I., Wahyumiani, N., & Nurkholidah, E. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kecanduan bermain game online pada siswa sekolah menengah pertama. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 8(1), 130–136.

Isu-Isu Global & Kontemporer: Analisis dan Fakta Lapangan. (2021). UMSU Press.

Kustiawan, A. A., & Utomo, A. W. B. (2019). Jangan suka game online: Pengaruh game online dan tindakan pencegahan. CV. Ae Media Grafika.

Pelawi, S. (2021). Pengaruh game online terhadap psikologi remaja. SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 87–101.

Putra, F. F., Rozak, A., Perdana, G. V., & Maesharoh, I. (2019). Dampak game online terhadap perubahan perilaku sosial mahasiswa Telkom University. Jurnal Politikom Indonesiana, 4(2), 98–103.

Rahayuningrum, D. C., Yanti, E., & Mardiko, I. (2021). Peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang dampak game online. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 4(3), 475–480.

Santi, R. J., Setiawan, D., & Pratiwi, I. A. (2021). Perubahan tingkah laku anak sekolah dasar akibat game online. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 5(3), 385–390.

Surbakti, K. (2017). Pengaruh game online terhadap remaja. Jurnal Curere, 1(1).

Utami, N. E., Nurhakim, I., & Agustian, T. (2023). Dampak permainan game online terhadap interaksi sosial di kalangan remaja. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 10(2), 129–138.

APJII. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

DataReportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. DataReportal.

World Health Organization. (2019). International classification of diseases for mortality and morbidity statistics (11th Revision). WHO.

Young, K. S. (1998). Caught in the net: How to recognize the signs of internet addiction and a winning strategy for recovery. John Wiley & Sons.

Downloads

Published

26-05-2026

How to Cite

Suryati, S., Olipia, T., Salma, N. U., Nur’afia, E. ., Agustin, S. ., Anggraini, H. ., Alfariz, B. A. R. ., Fitri, R. L. ., Syani, M. L. ., Fakhri , M. ., Lestari , N. T. A. ., Pratama , R. W. ., Tsabita, K. ., Utami , H. R. ., & Elmendo, A. A. . (2026). Pengaruh Game Online Terhadap Interaksi Sosial Pada Remaja. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 27997–28003. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.10818

Issue

Section

Articles