PENGARUH PRODUKTIVITAS ALAT BONGKAR MUAT TERHADAP KECEPATAN PELAYANAN KAPAL DI TERMINAL PETIKEMAS
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.10698Keywords:
Berth Working Time, Container Terminal, Operational Efficiency, Service Time, Ship ServiceAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efisiensi pelayanan kapal pada terminal petikemas sebagai penentu kelancaran rantai logistik maritim. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh produktivitas alat bongkar muat yang direpresentasikan oleh Berth Working Time terhadap kecepatan pelayanan kapal di Terminal Petikemas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa 12 observasi bulanan selama Januari sampai Desember 2024. Instrumen penelitian berupa dokumentasi operasional terminal, sedangkan teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWT berpengaruh positif dan signifikan terhadap Service Time, dengan persamaan regresi Y=2,049+1,002XY=2,049+1,002X, nilai t hitung 28,652, dan R square 0,988. Kesimpulannya, produktivitas alat bongkar muat merupakan faktor dominan dalam menjelaskan variasi kecepatan pelayanan kapal, sehingga peningkatan efisiensi operasional crane menjadi strategi penting bagi terminal.
References
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Attijani, A., Sutini, S., & Ihkamuddin, I. (2024). Analisis waktu kegiatan bongkar muat peti kemas terhadap produktivitas BSH (Box Ship Hour) untuk mencapai throughput Terminal Berlian Surabaya. Jurnal Manajemen Transportasi dan Logistik, 11(2), 115–128. https://doi.org/10.54324/j.mtl.v11i2.1234
Bermuda, R., Wijonarko, G., Prastyorini, T., & Kalangi, J. (2024). Pengaruh kinerja operator dan container crane terhadap produktivitas bongkar muat di PT Terminal Petikemas Surabaya. Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan, 14(1), 45–57. https://doi.org/10.35129/japk.v14i1.5678
Badan Pusat Statistik. (2024). [Judul publikasi tidak disebutkan dalam naskah].
Cahyandaru, D., Iskandar, B., Hermadi, I., & Safuan, S. (2024). Optimasi kinerja operasional terminal petikemas berdasarkan handling capacity: Studi kasus Terminal Petikemas Koja Tanjung Priok. Jurnal Penelitian Transportasi Laut, 26(1), 22–35. https://doi.org/10.25104/transla.v26i1.9012
Engle, R. F., & Granger, C. W. J. (1987). Co-integration and error correction: Representation, estimation, and testing. Econometrica, 55(2), 251–276. https://doi.org/10.2307/1913236
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.
Gurning, R. O., Dendra, F., & Shaliha, N. (2024). Analysis of the effect of quay container crane available on dwelling time at Jakarta International Container Terminal. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Transportasi, 5(1), 30–44. https://doi.org/10.35814/jtrt.v5i1.3456
Keputusan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Nomor KP-KSOPU.TPr 16 Tahun 2025 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Tanjung Perak. (2025). KSOP Utama Tanjung Perak.
Lovelock, C., & Wirtz, J. (2016). Services marketing: People, technology, strategy (8th ed.). Pearson.
Ningrat, A., Tahir, A., Rusnaedi, R., Reskyani, R., & Muslihati, M. (2024). Optimizing container crane performance: Enhancing loading and unloading productivity at PT Kaltim Kariangau Terminal. Jurnal Ilmiah Maritim, 12(2), 88–101. https://doi.org/10.52969/jim.v12i2.7890
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK.103/2/18/DJPL-16 Tahun 2016 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan pada Pelabuhan yang Diusahakan Secara Komersial. (2016). Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK.103/2/2/DJPL-17 Tahun 2017 tentang Pedoman Perhitungan Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan. (2017). Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Sinungan, M. (2018). Produktivitas: Apa dan bagaimana (Edisi kedua). Bumi Aksara.
Stopford, M. (2009). Maritime economics (3rd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203891742
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Triatmodjo, B. (2017). Perencanaan pelabuhan (Cetakan ke-3). Beta Offset.
United Nations Conference on Trade and Development. (2022). Review of maritime transport 2022. United Nations. https://doi.org/10.18356/9789210016452
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. (2008). Sekretariat Negara.
Wooldridge, J. M. (2016). Introductory econometrics: A modern approach (6th ed.). Cengage Learning.
World Bank. (2007). Port reform toolkit: Effective decision support for policymakers (2nd ed.). The World Bank. https://doi.org/10.1596/0-8213-5046-0
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ricky Satria Tanjaya, Anjar Pamungkas, Vigih Hery Kristanto, Otri Wani Sihaloho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





