Peran Sejarah dan Budaya Melayu dalam Membangun Identitas Anak Sejak Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1056Keywords:
identitas anak, budaya Melayu,, sejarah lokal, pendidikan usia dini, warisan budayaAbstract
Penanaman nilai-nilai sejarah dan budaya sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan jati diri anak. Penelitian mini ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana sejarah dan budaya Melayu dapat berkontribusi dalam membangun identitas anak sejak usia dini, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi sederhana pada lingkungan pendidikan di wilayah Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan unsur budaya seperti bahasa, adat istiadat, kesenian, dan cerita rakyat Melayu dapat memperkuat rasa percaya diri, rasa memiliki, dan kebanggaan terhadap identitas lokal pada anak. Selain itu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat juga sangat penting dalam proses internalisasi nilai-nilai budaya tersebut. Kesimpulannya, integrasi sejarah dan budaya Melayu dalam pendidikan anak usia dini merupakan langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai lokal.
References
Arkas, Nelda, and Dadan Suryana. “Pengenalan Budaya Melayu Riau untuk Anak Usia Dini.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini 10, no. 1 (2022).
H, Athirah Salsabila, Eunice Priscila, Imel Lestari Zai, and Tessalonika Br. L Tobing. “Exploring Malay Parenting Patterns and Cultural Identity in Medan City: Traditions, Values, Adaptation in an Urban Context.” EDUCTUM: Journal Research 3, no. 4 (2024).
Lusianty, Mery, Marwawi R, and Dian Miranda. “Peran Orangtua dalam Menerapkan Perilaku Sopan Santun Pada Anak Usia 5- 6 Tahun di Ketapang.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 8, no. 10 (2019).
Mulyani, Sukma, and Rosita Dwi Hapsari. “Peran Sastra Lisan dalam Pembentukan Identitas Budaya Daerah : Studi Kasus di Sulawesi Selatan.” Prosiding Seminar Nasional Bahasa Sastra 1, no. 2021 (2025).
Naratiba, Raudhoh, Suroyo Suroyo, and Rhini Fatmasari. “Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Budaya Melayu Riau di SD Negeri 183 Pekanbaru.” Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial 10, no. 2 (2021).
Rafina, Mitha, Siti Fatimah, and Suci Amelia. “Perkembangan Usia Dini ( Awal Masa Kanak Kanak ): Perkembangan Kepribadian , Bermain.” Jurnal Ilmiah Research Student 1, no. 2 (2023): 508–19.
Rosa, Fitria, dkk, Karya Sastra Melayu Riau (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2017).
Sitanggang, Haryani, Yestri Pardede, Denny Defrianti, and Peranan Adat Melayu dalam Membangun Identitas Budaya. “Peranan Adat Melayu dalam Membangun Identitas Budaya The Role of Malay Customs in Building Cultural Identity.” Seminar Nasional Humaniora P 3 (2023).
Situmeang, Marini Kristina, and Alfaiq Shiddiq Zikir. “Peran Tadika (Taman Didikan Kanak-Kanak) dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Keislaman dan Identitas Melayu di Pattani, Thailand Selatan.” Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat 4, no. 1 (2024).
Suratman, Bayu. “Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal Pada Suku Melayu Sambas.” Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial 4 (2019).
Wati, Erdila, Elmustian, and Auzar. “JURNAL TUAH Karakteristik Budaya Melayu dalam Kumpulan Cerita Yong Dolah Versi Abdul Razak.” JURNAL TUAH Pendidikan dan Pengajaran Bahasa 1, no. 1 (2019).
Yudiati, Rini, Anni Annisa, and Arda Gusema Susilowati. “Pentingnya Memperkenalkan Budaya Lokal Sejak Dini di Era Digital.” Rampa’ Naong Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2024).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arbi Arbi, Adelina Adelina, Asiah Asiah, Alia Hairunnisa, Amelia Fitri, Bunga Monica Harvira, Cahayati Cahayati, Melvi Lesmana Alim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







